• Redaksi
  • Hubungi Kami
Rabu, 4 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Sediakan Helikopter PT.AR Dukung Pelepasliaran Harimau Sumatra “Senja” ke TNGL

Editor: Editor
Selasa, 27 Mei 2025
Kanal: Daerah

Editor:Editor

Selasa, 27 Mei 2025
Wakil Presiden Direktur Ruli Tanio dan External Relations Sanny Tjan (ke-empat dan ke-enam dari kiri) foto bersama di pelepasan harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) bernama "Senja" di kawasan konservasi Kedah, Taman Nasional Gunung Leuser Aceh. (IST)

Wakil Presiden Direktur Ruli Tanio dan External Relations Sanny Tjan (ke-empat dan ke-enam dari kiri) foto bersama di pelepasan harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) bernama "Senja" di kawasan konservasi Kedah, Taman Nasional Gunung Leuser Aceh. (IST)

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Blangkejeren, POL | PT Agincourt Resources (PT AR) pengelola Tambang Emas Martabe, mendukung pelepasliaran harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) bernama “Senja” ke habitat alaminya di kawasan konservasi Kedah, Taman Nasional Gunung Leuser, Aceh, pada 21 Mei 2025, sebagai bentuk komitmen menjaga ekosistem keanekaragaman hayati Pulau Sumatra dengan menyediakan helikopter tipe SA 315B Lama (Aerospatiale).

Translokasi “Senja” menggunakan metode longline – kandang digantung di badan helikopeter – yang sesuai dengan kondisi medan dan mampu meminimalkan dampak terhadap vegetasi.

“Senja” yang merupakan harimau betina berusia sekitar 5-6 tahun ialah korban konflik antara manusia dan satwa liar di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, pada Juni 2024.

Setelah 11 bulan melalui rehabilitasi intensif di Sanctuary Harimau Sumatra Barumun, Kabupaten Padang Lawas Utara, yang merupakan kerja sama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatra Utara dan Yayasan Parsamuhan Bodhicitta Mandala Medan, “Senja” dinyatakan sehat dan siap kembali ke alam liar.

Wakil Presiden Direktur PT Agincourt Resources, Ruli Tanio, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat atas keberhasilan melepasliarkan “Senja” ke habitat alaminya. Selain BBKSDA Sumatra Utara dan Yayasan Parsamuhan Bodhicitta Mandala Medan, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) juga turut berperan penting dalam upaya ini.

“Kesuksesan konservasi ini tidak mungkin tercapai tanpa kolaborasi erat antara berbagai pihak, mulai dari pemerintah, lembaga konservasi, dan masyarakat sekitar TNGL. Dengan kerja sama ini, kami yakin bahwa kita dapat menciptakan masa depan yang lebih harmonis antara manusia dan alam,” kata Ruli.

Menurutnya, pelepasliaran “Senja” sesuai dengan semangat yang diusung PTAR yakni Living in Harmony yang bertujuan menyelaraskan keberlanjutan operasional perusahaan dengan tanggung jawab lingkungan dan sosial.

“Komitmen ini juga sejalan dengan upaya kami mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan yang menekankan pada keseimbangan ekologi, pengelolaan hutan secara lestari, dan pelestarian keanekaragaman hayati,” tutur Ruli.

Pemilihan TNGL sebagai lokasi pelepasliaran mempertimbangkan beberapa aspek penting seperti jarak yang jauh dari pemukiman penduduk, ketersediaan satwa mangsa yang tinggi, serta jejak keberadaan harimau lain yang mendukung kelangsungan hidup “Senja”. Di sekitar lokasi lepas liar, amat jarang ditemukan aktivitas manusia. 

Direktur Hubungan Eksternal Relations, Sanny Tjan, mengatakan pelepasliaran “Senja” memperkuat komitmen Perusahaan dalam mendukung program konservasi yang sebelumnya juga sukses dilakukan dalam melepasliarkan harimau-harimau lain di sejumlah taman nasional di Sumatra.

Sebelumnya, PTAR memfasilitasi pelepasliaran harimau Sumatra bernama Bestie ke TNGL pada November 2022. Pada tahun yang sama, PTAR turut mendukung pelepasliaran dua harimau Sumatra ke Zona Inti Taman Nasional Kerinci Seblat. Jambi.

“Upaya pelepasliaran harimau Sumatra yang kami dukung secara konsisten ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya di kawasan hutan Sumatra. Kami yakin bahwa konservasi satwa liar, terutama spesies kunci seperti harimau, sangat penting untuk kelestarian lingkungan jangka panjang,” kata Sanny.

Ia juga menegaskan bahwa program konservasi yang didukung PTAR selalu melibatkan pendekatan kolaboratif dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga konservasi, dan masyarakat lokal guna memastikan keberhasilan jangka panjang dari setiap kegiatan konservasi. (NP.02)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: “Senja”Pelepasliaran HarimauPT ARSediakan HelikopterTNGL
Berita sebelumnya

Tak Ada Transaksional, Nezar Djoeli Apresiasi Wali Kota Medan dalam Proses Lelang Jabatan

Berita selanjutnya

Hadirkan Pojok Pajak PBB, Bapenda Medan Permudah Masyarakat Bayar Pajak di Hari Libur

TERBARU

Tim I Jatanras Polres Simalungun Ringkus Pencuri Sepeda Motor

Rabu, 4 Februari 2026

Polres Simalungun Melakukan Diskusi dengan Forum Organisasi Masyarakat Sipil serta Petani

Selasa, 3 Februari 2026

Hadiri Wirid Yasin Akbar, Wabup Labuhanbatu Ajak Masyarakat Sucikan Diri Jelang Ramadhan

Selasa, 3 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd