• Redaksi
  • Hubungi Kami
Jumat, 1 Mei 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Internasional

Biksu Ini Ditangkap Gelapkan Dana Jemaat Rp 148 Miliar

Editor: Suganda
Sabtu, 17 Mei 2025
Kanal: Internasional

Editor:Suganda

Sabtu, 17 Mei 2025
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Bangkok, POL | Seorang biksu senior di Thailand ditangkap aparat kepolisian setelah diduga menggelapkan dana sumbangan jemaat senilai 300 juta Baht atau sekitar Rp148 miliar.

Tersangka, Abbot Phra Thammachiranuwat dari kuil Wat Rai Khing di pinggiran barat Bangkok, dituduh memindahkan dana dari rekening kuil ke rekening pribadinya.

Penyelidikan dari Biro Pusat Investigasi Thailand (Central Investigation Bureau/CIB) mengungkap bahwa uang tersebut kemungkinan digunakan untuk mendanai jaringan perjudian daring ilegal.

Kuil-kuil Buddha di Thailand memang kerap menerima sumbangan dari umat yang berharap memperoleh berkah, termasuk keberuntungan dalam berjudi. Namun, penyalahgunaan dana seperti ini memicu kekhawatiran masyarakat.

“Penangkapan ini bertujuan untuk memurnikan ajaran agama kami,” ujar Wakil Kepala Penyelidik CIB, Karoonkiat Pankaew, seperti dikutip dari CNA.

Selain Phra Thammachiranuwat, otoritas juga telah menangkap satu tersangka lain dan tengah memburu pelaku tambahan yang diduga terlibat.

Wat Rai Khing, yang dipercaya dibangun pada 1851, merupakan salah satu kuil Buddha terbesar di Thailand dan dikenal sebagai tempat penyimpanan replika jejak kaki Buddha.

Kasus ini menjadi sorotan luas di media sosial, terutama di platform X. Banyak warganet menyuarakan keprihatinan namun juga menyerukan agar masyarakat tidak menggeneralisasi semua biksu. “Tidak semua biksu jahat. Jangan menyamaratakan,” tulis seorang pengguna. (MET)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Berita sebelumnya

Tragis! Mobil Jenazah Tabrak Truk di Humbahas, Sopir Tewas

Berita selanjutnya

Pemkab Tapsel Dorong Percepatan Digital Melalui Penerapan Transaksi Non Tunai

TERBARU

Melecehkan 2 Anak Sekolah Dasar Kepala Desa Divonis 7 Tahun Penjara

Kamis, 30 April 2026

Rp158 Miliar Digelontorkan, Jalan Aek Nabara–Negeri Lama–Tj Sarang Mulai Diperbaiki Tahun Ini

Kamis, 30 April 2026

Rico Waas Bawa Pesan Kedamaian di Tengah Ribuan Jemaat Paskah Oikumene

Kamis, 30 April 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd