• Redaksi
  • Hubungi Kami
Rabu, 18 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Hukum&Kriminal

Kasus Penghinaan Suku Pakpak Berakhir Damai

Editor: Suganda
Rabu, 5 Maret 2025
Kanal: Hukum&Kriminal

Editor:Suganda

Rabu, 5 Maret 2025
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Dairi, POL | Kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik suku pakpak yang dilakukan terlapor Jonathan Tonggi Saritua Tamba alias Escobar berakhir damai dan laporan polisi telah dicabut. Hal ini dibenarkan Plt Kasi Humas Polres Dairi, Bripka Junaidi, Selasa(4/3/2025).

“Benar, perdamaian kedua belah pihak berlangsung pada Minggu (2/3/2025) dan laporan polisi telah dicabut pelapor. Atas perdamaian itu, proses penyelidikan menjadi penyidikan dalam perkara itu dihentikan sesuai dengan surat pencabutan laporan,” kata Junaidi .

Informasi sebelumnya yang diperoleh dalam kesepakatan perdamaian itu, Jonathan Tonggi Saritua Tamba berjanji tidak mengulangi perbuatan yang sama.

Warga Manokwari Barat, Provinsi Papua Barat tersebut meminta maaf melalui video singkat kepada seluruh keluarga besar suku Pakpak Silima Suak.

Pelapor dari dari berbagai unsur telah memaafkan perbuatan Escobar terhadap penghinaan suku Pakpak. Mereka tidak lagi keberatan dan tidak menuntut perbuatan Escobar .

Diketahui sebelumnya, kasus dugaan penghinaan suku Pakpak ini dilaporkan sejumlah pihak kepada polisi sesuai Nomor: STTLP/B/25/ I/2025/SPKT/ Polres Dairi/Polda Sumatera tentang dugaan telah terjadinya tindak pidana kejahatan Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang dilakukan oleh seorang pengguna media sosial Tiktok atas nama akun Escobar.

Dalam siaran live streamingnya pada tanggal 13 Januari 2025, Escobar diduga melakukan penghinaan suku Pakpak Dairi yang akhirnya menimbulkan keresahan di tengah masyarakat terkhusus suku Pakpak di Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat. (MS)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Berita sebelumnya

Notaris di Medan Ini Didakwa Bunuh Suami

Berita selanjutnya

Salat Tarawih dengan Jajaran Medan Sunggal, Rico Waas: Mari Berdoa dan Satukan Frekuensi Bangun Medan

TERBARU

H-4 Lebaran Sutarto Minta Pemprov Tindak Perusahaan Nakal Yang Belum Berikan THR

Rabu, 18 Maret 2026

Hapus Stigma “Anak Tiri”, Rico Waas: Pemko Medan Tahun ini Fokus Pembangunan untuk Medan Utara

Selasa, 17 Maret 2026

Rico Waas Tutup Ramadhan Fair XX, Transaksi UMKM Capai Rp2,2 Miliar

Selasa, 17 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd