• Redaksi
  • Hubungi Kami
Minggu, 22 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

Pj Gubernur  Siapkan Tim Reaksi Cepat Penanganan Bencana Sumut

Editor: Editor
Rabu, 4 Desember 2024
Kanal: Kota

Editor:Editor

Rabu, 4 Desember 2024
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Dalam rangka menghadapi kondisi cuaca dengan intensitas hujan yang cukup tinggi, serta potensi bencana, Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni melalu Pemerintah Provinsi (Pemprov)Sumut telah menyiapkan tim reaksi cepat multisektor. Tim reaksi cepat tersebut didukung oleh beberapa stakeholder terkait di Sumut.

“Tim reaksi cepat ini tugasnya di antaranya respons cepat penanganan darurat, respon cepat penanganan wabah malaria dan DBD termasuk di Nias Selatan, dukungan pencarian dan penyelamatan bencana serta bantuan lainnya,” kata Fatoni pada rapat koordinasi penanganan bencana hidrometeorologi di Aula BPSDM Sumut, Medan, Sumut, Selasa (3/12/2024).

Tim reaksi cepat tersebut nantinya senantiasa akan siap melakukan penanganan bencana secara cepat. Hal ini mengingat sebagian wilayah Indonesia, khususnya Sumut sedang masuk puncak musim hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Bahkan di beberapa daerah, curah hujan termasuk dalam kategori di atas normal, sehingga bencana pun terjadi.

Di beberapa daerah terjadi bencana, dampaknya ada korban jiwa, luka dan orang hilang, sebagian masyarakat mengungsi, begitu juga infrastruktur, fasilitas publik, dan sektor perekonomian pun terdampak,” kata Fatoni.

Fatoni mengatakan saat ini beberapa daerah yang terdampak bencana sudah berangsur pulih. Dirinya juga menegaskan hingga saat ini, Pemprov Sumut belum menetapkan status kebencanaan di provinsi.

Hal itu disebabkan lantaran di sebagian wilayah Sumut sudah mengalami perbaikan, maupun pengurangan bencana sehingga saat ini sedang dilakukan evaluasi terhadap itu.

Melalui kesempatan ini, Fatoni mengajak seluruh stakeholder di Sumut untuk terus bergandengan tangan dalam mitigasi maupun penanganan bencana yang terjadi. Menurutnya, penanganan bencana merupakan tanggung jawab bersama.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian mengatakan potensi hujan dengan curah yang tinggi pada November dan Desember patut diwaspadai. Pada bulan tersebut kejadian bencana paling banyak terjadi berdasarkan histori kejadian selama 10 tahun terakhir.

Sumut menjadi provinsi kelima terbanyak dengan angka kejadian yaitu 258 kali kejadian dalam 10 tahun terakhir. Sementara pada peringkat pertama diduduki oleh Jawa Tengah, dengan 1.392 kali kejadian. Jumlah kejadian bencana yang paling banyak terjadi di Indonesia, khususnya Sumut adalah banjir.

Selain itu, melalui Rustian, Kepala BNPB Suharyanto juga menyampaikan beberapa arahan, di antaranya kabupaten/kota dengan historis bencana tinggi di tiap provinsi bisa menetapkan status siaga darurat dengan prediksi cuaca ekstrem dari BMKG. Kemudian untuk melakukan penetapan status siaga darurat sesuai prosedur dan melakukan langkah sesuai rencana kontijensi.

“Selanjutnya, rencana operasi mengikuti karakteristik dan historis kejadian bencana di masing daerah, daerah yang sudah mengalami bencana segera menetapkan status tanggap darurat dan melakukan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak,” sebut Rustian.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan secara simbolis Dana Siap Pakai (DSP) pada Kabupaten Serdangbedagai, Langkat, Padanglawas Utara, Deliserdang, Humbanghasundutan, Kota Pematangsiantar dan Sibolga. DSP yang diterima kabupaten/kota masing-masing sebesar Rp 200 juta.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, di antaranya Anggota DPR RI Ashari Tambunan, Bupati Karo Cory Sebayang, Pj Bupati Deliserdang Wiriya Alrahman, Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimi, Kepala Dinas PUPR Sumut Mulyono, dan Kepala BPBD Sumut Tuahta Saragih. (isvan)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Bencana SumutPj GubernurTim Reaksi Cepat
Berita sebelumnya

Kecelakaan Maut di Sibolangit, Kepala Pengendara Sepeda Motor Remuk Dilindas Truk

Berita selanjutnya

Pemkab Toba Gelar Pelatihan PIC Website Perangkat Daerah

TERBARU

Wali Kota Medan Salurkan Zakat ASN Pemko Medan Kepada 948 Mustahik, Rico Waas:  Keikhlasan Membantu Sesama

Sabtu, 21 Maret 2026

Takbir Menggema di Medan, Pawai Mobil Hias Disambut Antusias, Rico Waas Ajak Warga Sambut Hari Kemenangan Dengan Hati Bersih

Sabtu, 21 Maret 2026

PTPN IV PalmCo Tegaskan Komitmen Anti-Gratifikasi Jelang Idul Fitri 1447 H

Jumat, 20 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd