• Redaksi
  • Hubungi Kami
Senin, 30 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

DPRD Medan Tampung Masukan dari Pengemudi Ojek Online

Editor: Editor
Selasa, 22 Oktober 2024
Kanal: Kota

Editor:Editor

Selasa, 22 Oktober 2024
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | DPRD Medan menerima sejumlah masukan dari pengemudi ojek online di Kota Medan yang tergabung dalam Serikat Pengemudi Daring (Speed) terkait kesejahteraan mereka sebagai pekerja di Kota Medan.

“Hari ini kita kedatangan kawan kawan dari pengemudi ojek online di Kota Medan. Ada beberapa aspirasi penting yang disampaikan diantaranya soal kesejahteraan dan legalitas hukum mereka sebagai ojek online, ” kata Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) H. Doli Indra Rangkuti, S.E. di ruang rapat Fraksi, Selasa (22/10/2024).

Disampaikannya, persoalan ketenaga kerjaan menjadi isu penting para pengemudi ojek online dimana mereka tidak memiliki perlindungan asuransi.“Soal asuransi kesehatan dan ketenagakerjaan adalah salah satu isu yang disampaikan para pengemudi ojek online. Intinya mereka pelu perlindungan asuransi seperti halnya tenaga kerja, ” katanya.

Politis muda PKS ini mengatakan, aspirasi yang disampaikan para pengemudi ojek online ini sangat beralasan karena mereka dalam melaksanakan pekerjaannya berasa di jalanan yang penuh risiko.“Ini aspirasi yang mereka sampaikan, agar mereka juga bisa mendapatkan perlindungan yang baik, ” katanya.

Disampaikan Doli, para pengemudi Ojek online Kota Medan juga mengharapkan adanya perlindungan dari pemerintah dimana mereka juga kerap menerima tindakan semena-mena dari vendor terkait pemutusan akun sepihak.

”Ini juga paling penting bagi mereka, soal regulasi dan aturan main, sehingga para pengemudi ojek online benar-benar mendapatkan perlindungan dan tidak mendapatkan perlakuan semena mena, ” katanya.

Kemudian soal peningkatan kapasitas, para pengemudi ojek online juga mengharapkan bisa mendapatkan perhatian dengan dilibatkan dalam berbagai kegiatan seperti peningkatan kapasitas.“Termasuk program peningkatan kapasitas, pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan pemerintah, mereka juga berharap bisa dilibatkan, ” katanya. (isvan)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Berita sebelumnya

Hari Santri 2024: Rengkuh Masa Depan, Kuasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Berita selanjutnya

DPRD Medan Minta Seluruh Proyek Multiyears Selesai Tahun Ini

TERBARU

Wali Kota Medan Buka Peluang Emas Investor India Masuk ke Medan

Minggu, 29 Maret 2026
Bupati dr Asri Ludin Tambunan diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, dr Hanip Fahri MM MKed (KJ) SpKJ saat membuka Manasik Haji Integrasi Tahun 1447 H/2026 M yang diselenggarakan Kantor Kementerian Haji dan Umrah. (DS)

562 Calon Jemaah Deli Serdang Ikuti Manasik Haji Terintegrasi

Sabtu, 28 Maret 2026

UMKM Jadi Prioritas, Rico Waas Dorong Pelaku Usaha Medan Naik Kelas dengan Penguatan Digitalisasi

Sabtu, 28 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd