• Redaksi
  • Hubungi Kami
Minggu, 8 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Kapal Karam, 5 Nelayan Langkat Terdampar di Selat Malaka

Editor: Suganda
Rabu, 10 Juli 2024
Kanal: Daerah

Editor:Suganda

Rabu, 10 Juli 2024
Para nelayan saat dievakuasi tim Basarnas. 

Para nelayan saat dievakuasi tim Basarnas. 

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Langkat, POL | Lima nelayan asal Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut) terdampar di Selat Malaka. Para korban terdampar usai kapal yang ditumpangi mereka karam karena diterjang ombak.

Kepala Kantor Basarnas Medan Mustari mengatakan kejadian itu berawal saat para korban berangkat dari Pangkalan Brandan menuju tuasan atau lokasi biasanya para nelayan mencari ikan, Minggu (7/7/2024) pagi. Lalu, para nelayan itu tiba di lokasi sekira pukul 18.00 WIB.

“Selanjutnya, nelayan menambatkan kapalnya di atas atas tuasan tersebut,” kata Mustari, Selasa (9/7).

Lalu, sekira pukul 19.00 WIB, perairan tersebut diterjang badai dan ombak yang cukup tinggi hingga mengakibatkan air masuk ke dalam kapal. Semakin lama, kata Mustari, air semakin banyak yang masuk ke kapal. Akibatnya, kapal yang membawa para nelayan tersebut tenggelam.

“Dikarenakan banyaknya air yang masuk, sehingga para nelayan tidak sempat menguras dan menyebabkan kapal tenggelam,” sebutnya.

Para nelayan pun berupaya menyelamatkan diri dengan mengapung di atas tutup kotak penyimpanan ikan. Lalu, pada Senin (8/7) sore, kapal berbendera Singapura melintas di kawasan tersebut dan menyelamatkan kelima nelayan itu.

Setelah itu, peristiwa tersebut dilaporkan ke agen kapal mereka yang berada di Indonesia hingga diteruskan ke Kantor Basarnas Medan. Pihak Basarnas yang menerima informasi itu lalu menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan.

“Sekitar pukul 23.50 WIB malam tadi, nahkoda kapal SAR RB 203 Belawan bersama dua orang ABK bergerak menuju lokasi intercept yang berjarak sekitar 90 NM menuju perairan Selat Malaka dari Pelabuhan Belawan,” ujarnya.

Kemudian, kelima nelayan tersebut tiba di Pelabuhan Belawan sekira pukul 04.00 WIB tadi. Kelimanya dievakuasi dalam keadaan selamat.

“Setibanya di Pelabuhan Belawan, kelima nelayan tersebut sementara beristirahat di kapal SAR RB 203 Belawan guna mendapatkan pertolongan medis kepada nelayan yang membutuhkan perawatan lebih lanjut,” pungkasnya.  (DT)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Berita sebelumnya

Stabilitas Politik, Hukum dan Keamanan Dibutuhkan dàlam Menyukseskan Pilkada Serentak 2024

Berita selanjutnya

Siap Sukseskan Pilkada Serentak, Fatoni Pastikan Pemprov Sumut Telah Realisasikan 100% Dana Hibah Pilkada

TERBARU

Terkait Bantuan Huntap Bencana, DPRD Sumut Surati Bupati Tapteng Soal Oknum Plt Camat Barus Sebut Ada ASN Catut Nama Dewan

Sabtu, 7 Februari 2026

Ketua DPRD Medan Ucapkan Selamat HPN 2026, Pers Sehat Fondasi Bangsa Kuat

Sabtu, 7 Februari 2026

Anggota DPD RI Muhammad Nuh Bersilaturahmi ke Pesantren Al Manar Jambi

Sabtu, 7 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd