• Redaksi
  • Hubungi Kami
Selasa, 24 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Internasional

6 Bocah di Guinea Tewas Tersambar Petir

Editor: Suganda
Jumat, 2 Agustus 2019
Kanal: Internasional

Editor:Suganda

Jumat, 2 Agustus 2019
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Siguiri, POL |  Enam bocah dilaporkan tewas tersambar petir. Saksi mata menyebutkan bocah-bocah tersebut tersambar petir saat tengah menghabiskan waktu minum teh di bahwa pohon mangga.

Dikutip dari AFP, Jumat (2/8/2019), badai di sekitar kawasan Kota Siguiri, Guinea, yang berdekatan dengan perbatasan Mali mulai muncul sekitar pukul 19.00 waktu setempat. Bocah yang tersambar petir disebutkan berusia 4 hingga 10 tahun.

Saksi mata yang merupakan warga lokal, Mamadi Doumbouya, menyebutkan saat itu ada delapan bocah yang berada di lokasi. Ada dua ibu yang menemani mereka.

“Saya mengajak mereka untuk berteduh di dalam rumah saya. Kedua ibu langsung masuk ke dalam rumah, tetapi anak-anak tetap berada di bawah pohon untuk membuat teh,” kata Doumbouya.

Petir menyambar saat Doumbouya keluar untuk menarik mereka masuk. Anak-anak tersebut pun langsung terkapar di tanah dalam keadaaan tidak sadar.

“Enam anak meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit. Ada lima anak perempuan dan satu anak laki-laki berusia empat tahun,” jelasnya.

Dokter dari RS Siguiri menyatakan dua bocah lainnya yang selamat saat ini tengah melalui observasi. Disebutkan, masa observasi akan berlangsung selama beberapa hari.

Diketahui, Afrika Barat saat ini tengah mengalami musim hujan. Pada Sabtu (27/7), longsor sempat terjadi di kawasan tambang emas. Peristiwa itu menewaskan empat orang, di antaranya bocah berusia dua tahun beserta ibunya. (POL/DC)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Tersambar Petir
Berita sebelumnya

Jokowi Sepakat “Impor Rektor”

Berita selanjutnya

Wali Kota Hadiri Pertemuan Peningkatan Kualitas Reformasi dan  Birokrasi

TERBARU

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Toba Freddy VZ Pasaribu, S.H, M.H pada saat Ekspose Perkara di rumah Restorative Justice Cabang Kejaksaan Negeri Toba di Sopo Adhyaksa Batak Na raja Porsea. (Ist)

Kacab Jari Toba Samosir Berhasil Fasilitasi Tersangka dengan Korban Melalui Restorative Justice

Selasa, 24 Februari 2026

Warga Buta Hukum, Asuransi Jasa Raharja Hilang

Selasa, 24 Februari 2026

Malam Penuh Berkah di Bulan Ramadhan, Rico Waas Perkuat Ukhuwah Lewat Tarawih Bersama Warga Medan Selayang

Selasa, 24 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd