• Redaksi
  • Hubungi Kami
Selasa, 4 Agustus 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Miliarder Ini Tukar Dolar Hingga Rp2 Triliun

Editor: Suganda
Selasa, 16 Oktober 2018
Kanal: Ekonomi, Nasional

Editor:Suganda

Selasa, 16 Oktober 2018
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Jakarta, perjuanganonline | Salah satu miliarder dan pengusaha sukses di Indonesia Dato Sri Tahir telah menukarkan dolarnya ke Rupiah dan bertemu langsung dengan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo di Gedung Bank Indonesia, Jalan Thamrin, Jakarta.

Pengusaha sukses asal Surabaya itu menukarkan USD93 juta dan 55 juta dolar Singapura dengan ekuivalen Rp2 triliun.

Tahir mengatakan, penukaran sebesar USD93 juta dan 55 juta dolar Singapura itu nantinya akan akan disetorkan langsung ke Bank Mayapada sebagai modal untuk perkuat permodalan perbankan.

“Uang yang ditukarkan ini, akan saya setorkan ke Bank Mayapada semuanya,” kata Tahir, Jakarta, Senin (15/10/2018).

Dia juga memberikan penjelasan terkait motivasinya menukarkan dolarnya ke Rupiah tersebut.

“Kita kalau setor modal kan bisa dari uang Rupiah juga bisa dari dolar. Tapi sekarang kita kan tahu Rupiah ini dalam keadaan masih mencari posisi terbaik. Sebagai warga negara Indonesia, kebetulan kita juga udah ikut Tax Amnesty. Jadi saya pikir dari pada taruh di luar negeri, masih mending dikembalikan ke sini dulu aja,” tuturnya.

PT Adaro Energy Tbk (ADRO) bersama mitra kerja kontraktor sepakat mengonversi devisa hasil ekspor (DHE) dari mata uang dolar Amerika Serikat (AS) menjadi Rupiah.

Sejumlah mitra kerja Adaro itu di antaranya PT Pertamina (Persero), PT Pama Persada, PT Bukit Makmur Mandiri Utama, dan PT Sapta Indra Sejati.

Hal itu sebagai langkah dunia usaha sektor pertambangan membantu pemerintah menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. “Mudah-mudahan impactnya bagus untuk negara tercinta ini. Jadi, devisa hasil ekspor kita bisa pakai dalam bentuk rupiah,” ujar Presiden Direktur Adaro Energy Garibaldi Thohir.

Nilai transaksi yang bisa dikonversikan dari dolar AS ke rupiah untuk kegiatan usaha Adaro bersama mitra kerja kontraktor selama satu tahun diperkirakan mencapai USD1,7 miliar atau setara Rp25 triliun. Sedangkan total transaksi Adaro bersama mitra kerja kontraktor tersebut diperkirakan mencapai USD1,9 -USD2 miliar.

Pihaknya merinci transaksi Adaro bersama Pertamina dalam satu tahun terdiri dari pembayaran royalti sebesar USD600-700 juta. Sementara transaksi untuk membayar bahan bakar Pertamina sekitar USD400-500 juta per tahun.(P03/BS)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Bank IndonesiaDato Sri Tahir
Berita sebelumnya

Harap Waspada! Sebagian Besar Wilayah Sumut Berpotensi Banjir

Berita selanjutnya

Jurtul Togel Tua Renta Ini Ungkap Bosnya Oknum Aparat

TERBARU

Raker DPRD Kota Medan Fokus Susun Program Kerja 2027 Berbasis Digitalisasi dan Inovasi

Senin, 3 Agustus 2026

Anggota DPR-RI Bagikan Beasiswa di Labura, Kepala Dinas Pendidikan dan Jajaran Diduga Abaikan Undangan

Senin, 3 Agustus 2026
Ilustrasi.

Medan Helvetia Heboh!! Istri Oknum Polisi Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Milik Suami

Senin, 3 Agustus 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd