• Redaksi
  • Hubungi Kami
Senin, 9 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

Wakil Menhan Hadiri Bedah Buku ‘Politik Pertahanan’ di UNPRI

Editor: editor
Jumat, 20 Oktober 2023
Kanal: Kota

Editor:editor

Jumat, 20 Oktober 2023
Bedah Buku 'Politik Pertahanan’ yang ditulis Dr Dahnil Azhar Simanjuntak di UNPRI menghadirkan Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Letjen TNI (Purn) Muhammad Herindra MA MSc dan foto bersama. 

Bedah Buku 'Politik Pertahanan’ yang ditulis Dr Dahnil Azhar Simanjuntak di UNPRI menghadirkan Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Letjen TNI (Purn) Muhammad Herindra MA MSc dan foto bersama. 

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Universitas Prima Indonesia (UNPRI) mengadakan Bedah Buku ‘Politik Pertahanan’ yang ditulis oleh Dr Dahnil Azhar Simanjuntak SE ME menghadirkan Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Letjen TNI (Purn) Muhammad Herindra MA MSc.

Hadir di kesempatan itu, diantaranya Founder Universitas Prima Indonesia, Prof Dr dr I Nyoman Ehrich Lister MKes AIFO-K AIFM SpKKLP, Ketua Badan Pelaksana Harian UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn, para wakil rektor, dekan, ketua jurusan dan dosen serta sivitas akademika.

Tampil sebagai narasumber dalam bedah buku tersebut, Wartawan Senior Abdul Latif Siregar ST dan Direktur Eksekutif Komunikonten Hariqo Wibawa Satria MHi, Wakil Rektor III Dr Said Rizal SHI MA, Wakil Rektor IV Dr dr Ali Napiah Nasution MKT MKM SpKKLp (K).

Rektor UNPRI Prof Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes melalui Wakil Rektor I UNPRI, Abdi Dharma MKom menyampaikan rasa syukur acara Bedah Buku ‘Politik Pertahanan’ tersebut berlangsung sukses . Di kesempatan itu juga, Abdi Dharma memaparkan profil UNPRI.

Dipaparkannya, UNPRI sebuah Institusi perguruan tinggi swasta di tengah Kota Medan, yang berawal dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan dan di tahun 2005 bertransformasi dan memperoleh izin menjadi universitas.

Dalam konteks global saat ini kata Abdi, ancaman terhadap kedaulatan negara telah berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi. Teknologi pertahanan selalu dianggap mewakili kekinian karena senantiasa didorong oleh kemampuan penangkalan, untuk dapat menjawab tuntutan dan merespon ancaman yang selalu berubah.

“Memasuki era digital ini, kita menghadapi ancaman pertahanan negara yang lebih kompleks, dan luas daripada sebelumnya. Revolusi industri memperluas dimensi pertempuran dari darat, laut, dan udara dan juga bertambah ke dimensi digital dan ruang angkasa, sehingga masyarakat dituntut untuk lincah dalam beradaptasi dengan berbagai lingkungan ini,” ujarnya.

Era digital saat ini juga kata Abdi, ditandai dengan situasi yang tidak menentu, kompleks, ambigu, sehingga kondisi itu memaksa masyarakat harus berfikir. Hal ini tentu saja bukan hanya menjadi perhatian pemerintah saja, namun juga menjadi perhatian semua.

Dalam rangkaian Bedah Buku ‘Politik Pertahanan: Menggali Visi Strategis Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Transformasi Pertahanan Negara Republik Indonesia’.

“Banyak hal dan pembaharuan-pembaharuan yang telah dilakukan oleh Menteri Pertahanan terkait dengan transformasi pertahanan negara RI, yang tertuang dalam buku ini membawa dampak positif bagi kemajuan negara,” jelas Abdi.

Sebelumnya, Wamenhan RI Muhammad Herindra mengungkapkan bagaimana harus mempertahan diri dalam konsep apabila mengikuti blok apapun, karena apabila tidak mengikuti salah satu blok. “Apabila terjadi permasalahan maka tidak ada yang akan membantu,” katanya.

Sementara penulis buku Dahnil Anzar menjelaskan, banyak yang beranggapan bahwa Indonesia dianggap tidak akan mungkin lagi mengalami peperangan seperti di era penjajahan.

“Namun jika dilihat saat ini apa yang terjadi pada negara Rusia dan Ukraina, bahwa peperangan bisa saja terjadi kapan saja. Karena bicara pertahanan tidak hanya bicara tentang alutista tapi banyak aspek yang mendukung seperti pertahanan ekonomi, pangan, keamanan, kesehatan dan lainnya,” bebernya.

Di tempat terpisah Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn kepada wartawan, Rabu (18/10) menyatakan menyambut baik kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wamenhan dan narasumber, para tamu kehormatan dan undangan yang telah hadir,” ucap Tommy.

Tommy berharap semoga acara bedah buku ini menambah pengetahuan bersama tentang kemajuan pertahanan bangsa. “Seiring dengan berjalannya waktu UNPRI terus mengembangkan diri, baik dari mutu akademik dan juga sarana prasarana pendukung kegiatan sivitas akademika,” ucap Tommy. (gudmen)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: ‘Politik Pertahanan’
Berita sebelumnya

IKATSI USU Segera Lantik Kepengurusan Dalam Upaya Tingkatkan Kompetensi Alumni Muda

Berita selanjutnya

Penutupan PKKMB UNPRI Medan, Ini Pesan Kapolda Sumut

TERBARU

Terkait Bantuan Huntap Bencana, DPRD Sumut Surati Bupati Tapteng Soal Oknum Plt Camat Barus Sebut Ada ASN Catut Nama Dewan

Sabtu, 7 Februari 2026

Ketua DPRD Medan Ucapkan Selamat HPN 2026, Pers Sehat Fondasi Bangsa Kuat

Sabtu, 7 Februari 2026

Anggota DPD RI Muhammad Nuh Bersilaturahmi ke Pesantren Al Manar Jambi

Sabtu, 7 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd