• Redaksi
  • Hubungi Kami
Minggu, 22 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

Wakil Ketua PD Muhammadiyah Medan Rafdinal: Politik adalah Alat Dakwah

Editor: Editor
Jumat, 14 Juli 2023
Kanal: Kota

Editor:Editor

Jumat, 14 Juli 2023
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Wakil Ketua PD Muhammadiyah Medan Rafdinal SSos MAP menyatakan dalam pandangan Muhammadiyah, politik adalah alat dakwah, untuk menegakkan amar ma’ruf nahi munkar.

“Karena itu, memiliih pemimpin politik adalah terkait dengan aqidah,” kata Rafdinal dalam Pengajian Aisyiah Cabang Medan Johor di Masjid Taqwa Ikhwanus Shofa Ranting Polonia, Medan, Kamis (13/7/2023).

Karena itu, sebutnya lagi menurut Muhammadiyah umat Islam tidak boleh bersikap apatis terhadap politik, dan harus berikhtiar mendapatkan pemimpin yang amanah, jujur, bertanggungjawab, dan terhindar dari perbuatan korupsi dan perbuatan tercela lainnya.

Diterangkan Rafdinal, konsep politik Muhammadiyah sudah dijelaskan dalam Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah bagian kedelapan tentang kehidupan Berbangsa dan Bernegara.

Ia juga menerangkan tentang Khittah Muhammadiyah 1956, Ponorogo 1969, Ujung Pandang 1971, Surabaya 1979, hingga Denpasar 2002. Diterangkannya, misal Khittah Muhammadiyah di Ponorogo menyebutkan bahwa dakwah Muhammadiyah dilakukan dengan pertama melalui kekuasaan, yaitu lewat partai politik.

Namun, ketika di Ujung Pandang, disebutkan kalau Muhammadiyah tidak secara organisatoris berpolitik, karena itu Muhammadiyah tidak menjadi parpol tetapi menjaga jarak yang sama dengan kekuatan partai politik.

Rafdinal mencontohkan hal lain seperti pada 1998 Ketua Umum PP Muhammadiyah, Dr HM Amien Rais mendirikan Partai Amanah Nasional (PAN) yang kemudian melalui sidang tanwir, Dr Amien Rais diikhlaskan sebagai Ketum PAN dan kepemimpinan dialihkan ke Syafii Maarif, hingga kemudian disahkan sewaktu Muktamar.

“Jadi, secara organisatoris Muhammadiyah tidak menjadi bagian dari politik praktis,” terang Rafdinal, yang kini maju sebagai Calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumatera Utara pada Pemilu 2024 ini.

Menurut Rafdinal, Islam telah memberikan rambu-rambu kriteria memilih pemimpin yaitu beriman dan bertaqwa, berakhlakul karimah atau dapat jadi tauladan, berilmu pengetahuan, hingga lengkap panca inderanya. “Karena itu, kepimpinan adalah hal yang krusial bagi Islam dan umat Islam,” ungkap Rafdinal. (POL/LUKMAN)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Alat DakwahMuhammadiyah MedanpolitikRafdinalWakil Ketua
Berita sebelumnya

Dojo Wadokai Sumut Gelar Kejuaraan Karate Perebutkan Piala DHC BPK 45

Berita selanjutnya

Bupati Tapsel Dolly Pasaribu Bantu Anak Kembar Tiga

TERBARU

Wali Kota Medan Salurkan Zakat ASN Pemko Medan Kepada 948 Mustahik, Rico Waas:  Keikhlasan Membantu Sesama

Sabtu, 21 Maret 2026

Takbir Menggema di Medan, Pawai Mobil Hias Disambut Antusias, Rico Waas Ajak Warga Sambut Hari Kemenangan Dengan Hati Bersih

Sabtu, 21 Maret 2026

PTPN IV PalmCo Tegaskan Komitmen Anti-Gratifikasi Jelang Idul Fitri 1447 H

Jumat, 20 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd