Simalungun, POL | Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Simalungun di bawah kepemimpinan Tiarli Purba sudah teratur dan ruangannya semakin indah dan sejuk.
“Pelayanan sudah semakin humanis,” kata
tokoh masyarakat Kecamatan Raya
Sudirman Purba kepada media di Kantin OPD Pemkab Simalungun, Jumat (27/01/2023).
Sudirman mengatakan, kini di lokasi pengurusan disediakan TV dan kursi bagi masyarakat saat menunggu berkasnya selesai, dan ruangannya nyaman karena dilarang merokok. “Apalagi ada informasi Capil Simalungun akan melaksanakan program KTP Digital, semoga cepat terlaksana,” ujarnya.
Hal senada disampaikan pedagang bakso keliling Anto Seraken bahwa pelayanan semakin menyenangkan. Mengurus KTP, KK dan Akte Lahir sudah gampang. “Pokoknya bang, pelayanan sudah sangat bagus,” ujarnya ke wartawan.
Tiarli Sinaga selaku Kepala Dinas Kependudukan saat dikonfirmasi mengakui, Disdukcapil Kabupaten Simalungun terus melakukan pembenahan guna memberikan pelayanan terbaik.
Kini warga tertib mengurus dokumen kependudukan, sehingga antrian waktu siang hingga sore semakin lengang.
“Warga sabar mengantri, apalagi mereka juga tertib dan bisa dikondisikan petugas loket depan,” kata Tiarli di ruang kerjanya, Jumat (27/1/2023).
Terkait Digital ID atau yang lebih dikenal dengan KTP Digital, kata dia, segera disosialisasikan karena penerapan identitas digital ini merupakan program dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Republik Indonesia.
Meski masih dalam perencanaan, namun Disdukcapil Kabupaten Simalungun memastikan siap melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menerapkan identitas digital di daerah ini.
Tiarli Sinaga mengungkapan, Digital ID atau KTP Digital adalah memindahkan KTP sekarang (KTP Elektronik) ke dalam handphone atau smartphone. “Tetapi kita di sini belum menerapkan,” ujarnya.
Masyarakat bisa mengambilnya di play store yang menggunakan android atau mendownload (mengunduh) aplikasi Digital ID di play store. Kemudian, masuk (buka) aplikasinya dan yang dibutuhkan itu hanya tiga, yaitu NIK, email dan nomor handphone.
“Selanjutnya, kita akan dipandu untuk melakukan foto wajah yang harus terkonek dengan SIAK di Dinas Dukcapil. Nantinya diberikan pin atau barcode untuk masuk di aplikasi digital ID agar terhubung dengan SIAK,” sambungnya.
Tiarli menyebut KTP Digital merupakan inovasi baru dalam pengembangan teknologi administrasi kependudukan (Adminduk). Namun di Kabupaten Simalungun saat ini belum ada yang ter-registrasi, karena pihak Disdukcapil belum melakukan sosialisasi ke masyarakat.
“Kami belum sosialisasi dan Dirjen Dukcapil baru memberikan informasi terkait KTP Digital. Namun staf sudah saya instruksikan segera sosialisasi kepada masyarakat, tetapi sebelum itu harus terkonek dengan SIAK di sini,” sebutnya.
Mantan Kabid SIAK di Capil Simalungun ini menuturkan, sosialisasi awal akan disampaikan kepada tokoh masyarakat agar lebih efektif dalam penyampaian informasi kepada masyarakat secara luas.
“Sosialisasi awal kita lakukan di internal Disdukcapil, sehingga saya sudah suruh staf untuk update program ini. Setelah itu disusul ASN di lingkungan Pemkab Simalungun, baru kita sosialisasi kepada masyarakat,” pungkasnya ke perjuangan Online. (POL/SN)







