Samosir, POL | Dalam rangka menyerap aspirasi konstituen yang selanjutnya akan diperjuangkan untuk menjadi sebuah kebijakan atau program pembangunan, seluruh anggota DPRD Kabupaten Samosir reses III ke dapil masing-masing.
Pada reses di Kecamatan Simanindo yang merupakan reses terakhir di tahun 2021, dihadiri 6 anggota DPRD Samosir dapil II bersama camat, konstituen/masyarakat, Kepala Desa, BPD, Uspika, tokoh masyarakat, penyuluh pertanian, dokter dan insan pers, Selasa, 7 Desember 2021.
Pada kesempatan tersebut Camat Simanindo, Hans Sidabutar mengajak undangan untuk menyampaikan aspirasi atau usulan program pembangunan yang nantinya dapat diperjuangkan DPRD Dapil II.
Rismawati Simarmata yang didaulat sebagai pimpinan rapat menuturkan agar para konstituen menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan ataupun kekurangan dalam proses pelaksanaan pembangunan. “Hal mana saja yang perlu kita benahi bersama, kami siap mendengar aspirasi bapak dan ibu,” kata Rismawati Simarmata.
Beberapa aspirasi maupun permasalahan masyarakat di desa diantaranya kelangkaan pupuk, kekurangan bidan desa, pemberdayaan penyuluh pertanian, pembangunan infrastruktur yang belum merata, dan sebagainya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut Anggota DPRD Dapil II menyampaikan bahwa semua aspirasi telah dicatat dan akan segera ditindaklanjut dengan mengundang dinas terkait untuk mencari solusi atas permasalahan ini. “Kita akan segera menjadwalkan rapat kerja bersama SKPD terkait,” ujar Parluhutan Samosir.
Sementara itu, pada reses DPRD dapil IV di Kecamatan Sitiotio, Wakil Ketua DPRD Samosir Pantas Marroha Sinaga mengatakan, semua usulan yang disampaikan belum dapat mereka wujudkan akibat keterbatasan anggaran.
“Kalaupun nantinya di tahun 2022 tidak semua bisa terwujud, kami harap masyarakat dapat memakluminya, karena Samosir masih keterbatasan anggaran.”
“Harapannya masyarakat tidak pernah bosan menyampaikan usulan aspirasi pada kita. Percayalah, sekuat tenaga dan pikiran akan tetap kami perjuangkan,” tegasnya.
Terakhir, ia meminta dapat bersinergi dan tentunya dapat merawat, serta menjaga sarana dan prasarana di desa masing-masing, agar dapat dipergunakan dalam waktu yang lama. “Mari kita mendukung dan membuka diri untuk kemajuan dan pembangunan,” pungkasnya. (POL/SBS)







