Medan, POL | Zul Aldrin Siregar, pria yang menembak temannya menggunakan airsoft gun akhirnya berhasil ditangkap Polsek Medan Timur.
Menurut Kapolsek Medan Timur, Kompol M Arifin, tersangka dibekuk di kediamannya.
“Pelaku yang merupakan warga Jalan Ampera III, Kelurahan Glugur Darat II, Kecamatan Medan Timur masih menjalani pemeriksaan,” kata Arifin, Rabu (22/9/2021).
Dia menjelaskan, penembakan ini bermula saat korbannya Ahmad Tarmizi (35) warga Jalan Bilal Ujung, Kecamatan Medan Timur mendatangi pelaku di Jalan Karantina Kecamatan Medan Timur.
“Korban datang untuk meminta sepeda motornya yang telah digadaikan oleh pelaku,” sebut Arifin.
Namun, ketika korban meminta sepeda motornya untuk dikembalikan, pelaku yang diduga baru saja mengonsumsi narkoba langsung menembak kedua paha korban dengan senjata airsoft gun yang dipegangnya.
“Satu kali ke arah atas dan dua kali ke arah paha kaki kanan dan paha kaki kiri yang mengakibatkan luka lecet,” sebutnya.
Usai menembak korban, Zul Aldrin langsung melarikan diri ke arah rel Jalan Gaharu Medan. Sedangkan korban, membuat pengaduan ke Polsek Medan Timur.
“Setelah kita dapat laporan, kita langsung kejar pelakunya. Kemudian kita dapat informasi kalau pelaku sedang sembunyi di daerah pinggiran rel. Kita langsung kejar dan berhasil menangkap,” ungkapnya.
Saat penangkapan, sebut Arifin, pihaknya menemukan barang bukti satu pucuk senjata air softgun dan dua butir pelurunya.
Sementara itu, tersangka sendiri mengaku nekat menembak korban karena banyak terlilit utang.
“Saya stres banyak utang, tiba-tiba korban datang minta motornya,” ucap dia.
Ia sendiri mengaku kalau senjata itu dibelinya pada seorang nelayan di Belawan. “Sudah lama saya beli dari nelayan seharga Rp600 ribu tidak pakai surat,” kata Zul. Adapun sampai saat ini pihak kepolisian akan mendalami kasus ini.
Sementara itu, Kanit Reskrim Iptu Japri Simamora menjelaskan pelaku kena delik pasal 351 ayat 2 dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun.
“Kalau soal darimana senjatanya diperoleh sudah kita lidik ke Belawan terkait nelayan yang dimaksud, tapi sudah gak ada,” pungkasnya. (cos)







