Medan, POL | Mantan Gubsu Rudolf Matzuoka Pardede menyatakan kesaksian yang dinyatakan Japorman Saragih tidak pernah meminta proyek dan meminta sepeser uangpun kepada pejabat Pemprovsu di sidang Tipikor PN Medan, adalah benar adanya.
“Selama saya menjabat, benar saya menyatakan bahwa saudara Japorman Saragih berkelakuan dan beretika baik, bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya serta tidak pernah menggunakan jabatan yang dipercayakan kepadanya untuk kepentingan pribadi dan kelompok,” kata Rudolf Pardede dalam pernyataan tertulisnya diterima media ini, Sabtu (30/1/2021).
Pengakuan senada juga telah disampaikan mantan Gubsu H Syamsul Arifin. Mantan Bupati Langkat dua periode dan sahabat semua suku ini pun menyatakan terkejut dan heran kenapa kasus ini muncul menimpa Japorman Saragih.
“Saya kenal Japorman adalah anak baik dan sopan, saya juga dekat dengan keluarga. Keluarga ini saya kenal keluarga baik dan sopan,” kata Ketua Umum PB MAMBI, sambil menegaskan kepadanya memang Japorman tidak pernah minta proyek dan sepeser uang pun.
Perlu ditambahkan kalangan pejabat lainnya di Pemrpovsu yakni mantan Sekda Drs H Muhyan Tambuse dan mantan Sekwan dan mantan Sekda Drs Nurdin Lubis MM telah menyatakan selama menjadi anggota dan unsur pimpinan DPRD Sumut, Japorman tidak pernah menyusahkan Pemprovsu, komitmennya kental dalam menggelorakan program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Tidak pernah mendatangi mantan Sekwan dan Sekda Provsu ini untuk kepentingan pribadi atau kelompok.
Rudolf Pardede, mantan anggota DPD RI asal Sumut ini menegaskan, ketika Japorman Saragih sebagai anggota DPRD Sumut periode tahun 1999-2004, wakil ketua DPRD Sumut 2004-2009, saat itu Rudolf menjabat sebagai Wakil Gubsu periode 2003-2006 dan sebagai Gubsu periode 2006-2008. Rudolf dan Japorman adalah sama-sama tokoh dan pemimpin partai PDIPerjuangan, sejak sama-sama berjuang ikut memenangkan partai dipimpin Megawati Soekarnoputri di tahun 1999. Di kemudian keduanya pernah dipercaya menjadi Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara. Saat Rudolf Ketua PDI Perjuangan Sumut periode 2000-2008, Japorman Saragih sebagai wakil ketua.
Setelah di kemudian hari Japorman sebagai Ketua DPD DPIPerjuangan Sumut, Rudolf juga pernah secara langsung melihat dari dekat kantor PDI Perjuangan Sumut yang berdiri megah di Jalan Djamin Ginting Padang Bulan Medan, di era kepemimpinan Japorman.
Kedekatan dan silaturahmi yang sangat baik antara Rudolf dan Japorman juga tidak sebatas antar pribadi tetapi sampai kepada keluarga besar. Saling berkunjung, saling menopang juga tetap berkomunuikasi dengan baik. Kedua keluarga ini dikenal keluarga yang kuat agamanya dan senantiasa aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Wartawan media ini juga mendapatkan informasi riel di lapangan, mengalir ragam ucapan prihatin berbagai kalangan serta turut berdoa agar Japorman Saragih dan keluarga kuat menghadapi persoalan hukum yang tiba-tiba menimpa. Ucapan prihatin dan turut mendoakan tersebut dinyatakan oleh warga masyarakat biasa, kalangan tokoh masyarakat dan tokoh agama.
“Pak Japorman dikenal baik, luwes dan peduli kepada semua. Wajar saat menghadapi kasus seperti sekarang ini, mendapat dukungan dan simpati serta doa dari seluruh lapisan, baik masyarakat biasa, tokoh masyarakat dan tokoh tokoh berbagai agama di daerah kita ini,” tegas sumber yang dekat dengan Japorman. (POL/red)







