• Redaksi
  • Hubungi Kami
Selasa, 24 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Belum Selesai, Kadispar Samosir Imbau Masyarakat Jangan Dulu ke Bukit Sibea-bea

Editor: Editor
Sabtu, 30 Januari 2021
Kanal: Daerah

Editor:Editor

Sabtu, 30 Januari 2021
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
Samosir, POL | Sepanjang akhir tahun lalu hingga saat ini di awal tahun 2021, destinasi wisata baru di Kabupaten Samosir, yakni patung Yesus raksasa di Bukit Sibea-bea, Desa Janji Martahan, Kecamatan Harian, ramai dikunjungi masyarakat setempat maupun wisatawan. 
Meski pengerjaannya belum selesai, namun lokasi wisata ini ramai diperbincangkan. Sebab, kawasan tersebut menawarkan pemandangan jalur berliku yang menghadap langsung ke Danau Toba dan perbukitan hijau dengan rimbunan pohon asri. Warga pun kerap berfoto-foto di jalur tersebut.
Kendati demikian, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir Dumosch Pandiangan mengimbau agar masyarakat tidak berkunjung ke Bukit Sibea-bea untuk sementara waktu.
“Akses jalan itu menuju obyek wisata patung Yesus. Saat ini perkiraan masih dalam proses pembangunan kurang lebih 40-50 persen. Jadi belum rampung. Sampai saat ini sebetulnya belum dibuka untuk umum,” kata dia, Jumat (29/1/2021).
Adapun, Bukit Sibea-bea tadinya merupakan perbukitan yang tidak memiliki akses kendaraan sebelum adanya pembangunan obyek wisata religi. Namun, saat ini 15 hektar kawasan sudah dikelola dan pembangunan jalur pun telah rampung sekitar 2,8 kilometer termasuk jalur berliku yang tengah viral saat ini.
Meski pihaknya melarang masyarakat untuk berkunjung ke Bukit Sibea-bea agar pembangunan tidak terganggu, namun Dumosch tidak menampik bahwa beberapa pengunjung diizinkan untuk masuk.
Pihaknya pun sudah mengimbau para petugas yang berjaga untuk tidak mengizinkan wisatawan memasuki kawasan wisata tersebut. Tidak hanya itu, Bukit Sibea-bea pun sebenarnya sengaja belum dipublikasikan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir hingga kawasan benar-benar tertata.
“Kalau kita promosikan, orang makin bejubel masuk ke situ. Kita minta orang tidak boleh masuk, tapi di lapangan ya dinamis. Contoh, ada yang datang jauh dari Sulawesi lalu bilang, ‘Masa kita udah datang jauh enggak boleh masuk?’ itu ada pertimbangan khusus,” lanjutnya.
Sebelumnya, Bupati Samosir, Rapidin Simbolon menuturkan untuk mewujudkan Kabupaten Samosir sebagai daerah wisata berkelas internasional yang religius, Pemkab bersama anak rantau membangun patung Yesus raksasa setinggi 61 meter di Bukit Sibea-bea, Desa Janji Martahan, Kecamatan Harian.
“Objek Wisata Rohani ini akan menjadi ikon wisata rohani di Kawasan Danau Toba khususnya Kabupaten Samosir. Dimana objek wisata tersebut tempat yang penuh dengan kesejukan dan kedamaian. Dan diharapkan akan menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat Samosir khususnya masyarakat Kecamatan Harian,” ujar Rapidin Simbolon.
Masih menurut Rapidin, pembangunan Wisata Rohani Sibea-bea merupakan wujud doa masyarakat Samosir. Yang akhirnya pemerintah menggelontorkan dana sebesar 25 milliar rupiah, untuk pembangunan infrastruktur jalan menuju Patung Yesus dan juga pembangunan jalan menuju tepi pantai.
Bupati menambahkan, dalam waktu dekat ini, Kementerian Perhubungan akan membangun pelabuhan kapal di tepi pantai wisata rohani bukit sibea-bea. Tujuan pembangunan pelabuhan dimaksud agar akses jalan menuju lokasi wisata rohani Sibea-bea yaitu patung Yesus bisa melalui jalur darat maupun jalur danau.
Pesan dan harapan Bupati kepada seluruh warga Samosir agar selalu dibawa dalam doa supaya pelaksanaan pembangunan Patung Yesus cepat selesai. (POL/SBS)
Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Belum SelesaiBukit Sibea-beaImbauJanganKadispar Samosir
Berita sebelumnya

Hasil Reses Masukan Berharga Bagi Pemko Medan dalam Jalankan Pembangunan

Berita selanjutnya

Jubir Covid 19 Langkat: Awal Februari, 10 Pejabat Daerah akan Divaksin 

TERBARU

Bupati Simalungun Dampingi Kapoldasu Ikuti Kegiatan Anev Sitkamtibmas dan Monitoring Pelayanan Idul Fitri 1447 H

Selasa, 24 Maret 2026

Pemkab Simalungun Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H/2026 M di Halaman Kantor Bupati

Minggu, 22 Maret 2026

Salat Idulfitri 1447 H, Rico Waas Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Bangun Medan untuk Semua

Sabtu, 21 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd