Jakarta, POL | KPU telah menentukan nama moderator debat dalam debat ketiga Pilpres 2019. Nama Alfito Deannova Ginting dan Putri Ayuningtyas terpilih menjadi moderator. “Moderator disepakati Alfito Deannova dan Putri Ayuningtyas,” ujar Ketua KPU Arief Budiman di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (26/2).
Dia mengatakan putusan ini telah berdasarkan kesepakatan masing-masing pihak. “Iya, ini sudah hasil kesepakatan semua,” kata Arief.
Arief mengatakan nantinya pihaknya juga akan menentukan moderator dalam debat keempat dan kelima. Moderator dua debat terakhir itu akan ditentukan pada 2 Maret 2019. “Usulan moderator akan dibahas pada Selasa minggu depan,” kata Arief.
“Jadi nanti TKN 01 dan BPN 02 akan mengirimkan nama di rapat hari Selasa depan,” sambungnya. Arief Budiman juga mengatakan dalam rapat bersama TKN dan BPN itu membahas persiapan debat ketiga sekaligus keempat dan kelima, karena jarak penyelenggaraan ketiga debat terakhir berdekatan.
Salah satu hak teknis yang turut dibahas, kata Arief, adalah tidak ada lagi pengajuan pertanyaan berdasarkan video. “Semua pertanyaan diajukan secara oral atau bukan dengan video atau gambar,” ucap Arief.
Alfito Deannova mengawali karier sebagai jurnalis di Liputan6. Saat ini, Alfito menjabat sebagai pemimpin redaksi portal media online Detik.com. Sedangkan Putri Ayuningtyas adalah presenter CNN Indonesia TV. Putri mengawali karier sebagai jurnalis Metro TV tahun 2009.
Debat ketiga diselenggarakan pada 17 Maret 2019 di The Sultan Hotel, Jakarta Pusat. Debat cawapres bertema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan kebudayaan. Debat ini akan disiarkan secara langsung di Trans TV, Trans7, dan CNN TV Indonesia.
“Kami rapat selama empat jam, tadi banyak pikiran-pikiran jernih yang disampaikan,” kata Wakil Ketua BPN Priyo Budi Santoso dalam konferensi pers bersama TKN di Gedung KPU RI, Jakarta, Selasa malam.
Priyo mengatakan BPN bersama TKN sepakat secara bulat, atas penunjukkan presenter Alvito Deannova dan Putri Ayuningtyas oleh KPU RI sebagai moderator dalam debat ketiga yang akan diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta 17 Maret 2019.
BPN-TKN bersama KPU RI juga menyepakati untuk mengubah format debat ketiga dan keempat agar jauh lebih menarik, bagus dan profesional sesuai dengan keinginan seluruh pihak, terutama publik.
“Tadi ada ide brilian yang disepakati bahwa substansi dan pertanyaan yang sama akan diberlakukan untuk cawapres 01 dan 02. Jadi masing-masing cawapres akan menjawab substansi pertanyaan yang sama,” kata Priyo.
BPN, TKN dan KPU RI juga sepakat membatasi jumlah undangan yang hadir di arena debat. Namun, jumlahnya masih akan dibahas pada rapat selanjutnya “Tapi kami juga tidak ingin suasana sunyi senyap. Sehingga akan diatur jumlahnya,” kata dia.
Lebih jauh Priyo mengungkapkan dalam rapat juga disepakati pembentukan tim khusus dari TKN, BPN, KPU dan Bawaslu yang akan bertugas menangani bilamana ada protes yang mungkin kembali terjadi pada saat debat berlangsung, agar tidak terulang peristiwa kekisruhan di tengah debat.
Direktur Program TKN Aria Bima menambahkan dalam rapat bersama itu, pihaknya juga mengusulkan agar KPU mengatur dengan lebih baik kanalisasi tempat menonton bareng debat bagi para tim pendukung.
“Kami juga sepakat memberikan kewenangan kepada KPU mengusir apabila ada salah satu atau salah dua dari kami yang mengganggu jalannya acara,” jelas Aria Bima.
Ketua KPU RI Arief Budiman mengatakan rapat itu membahas persiapan debat ketiga sekaligus keempat dan kelima, karena jarak penyelenggaraan ketiga debat terakhir berdekatan.(Dt/An)







