Tapsel, POL | Jadikan Hari Jadi Kabupaten Tapanuli Selatan ke-70 sebagai sarana untuk memajukan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan Hari Jadi Tapsel Ke-70 di Lapangan Parade Perkantoran Pemkab Tapsel, Selasa (24/11/2020).
Musa Rajekshah dalam amanat mewakili Gubernur Sumut menyampaikan, peringatan hari jadi kita laksanakan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas dinamika perjalanan pembangunan sejak terbentuknya Kabupaten Tapsel hingga saat ini.
“Pembangunan di Tapsel ini tidak terlepas dari peran serta kepala daerah, pimpinan dan anggota DPRD Tapsel serta para pejuang, perintis dan pendiri Pemkab Tapsel,” ujar Wagubsu.
Oleh karena itu, melalui momentum ini sepatutnyalah kita mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kebijakan yang telah diambil sehingga hasilnya dapat dirasakan dan dinikmati.
Wagubsu minta kepada Bupati dan seluruh pemangku kepentingan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan mentaati 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, dan menjaga jarak sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Sumut umumnya dan khususnya di Tapsel.
Selanjutnya pada tanggal 9 Desember 2020 nanti kita akan melaksanakan Pilkada serentak di 23 Kabupaten/Kota di Sumut yang salah satunya Kabupaten Tapanuli Selatan, oleh karena itu saya mengajak kepada masyarakat Tapanuli Selatan untuk dapat menciptakan suasana Pilkada yang aman, damai, lancar dan kondusif serta menghasilkan Pemimpin yang dapat melanjutkan Pembangunan Tapsel yang sudah baik ini, ujar Wagubsu.
Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu SH menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kedatangan Wagub Sumut Musa Rajekshah dan para tamu undangan lainnya dalam peringatan Hari Jadi ke-70 Kabupaten Tapsel.
Kata Syahrul, bahwasanya Tapsel telah melahirkan 3 Kabupaten dan 1 Kota, pertama pada tahun 1998 Tapsel telah melahirkan anak pertama yaitu Kabupaten Mandailing Natal.
Kemudian pada tahun 2001 lahirlah anak kedua yaitu Kota Padangsidimpuan dan pada tahun 2007 lahir dua anak kembar melalui UU No. 37 dan 38 yaitu Kabupaten Padang Lawas Utara dan Kabupaten Padang Lawas. Atas perintah dari UU No. 37 dan 38 itulah dinyatakan bahwa Ibukota Tapsel harus sudah pindah ke Sipirok delapan belas bulan sejak U.U tersebut diundangkan atau saat Periode Pertama Kami dilantik kurun waktu tersebut sudah terlampaui selama sembilan belas bulan, terang Syahrul.
Selanjutnya kurang lebih 3 bulan kedepan Saya akan mengakhiri periode kedua selaku Bupati Tapsel, kami dilantik pada periode pertama pada tanggal 12 Agustus 2010 dan kemudian di periode kedua kami dilantik pada tanggal 16 Februari 2016.
Atas bimbingan pemerintah atasan yang dalam hal ini pemerintah Pusat maupun pemerintah Provinsi Sumut maka setelah kami dilantik diperiode pertama kami berupaya sekeras mungkin untuk melakukan akselerasi percepatan pembangunan di Tapsel.
Dalam kurun waktu sepuluh tahun secara terus menerus dan berkesinambungan serta berkelanjutan telah dilakukan akselerasi pembangunan disegala bidang seperti bidang Infrastuktur Jalan, irigasi dan Permukiman, Bidang Pendidikan, Bidang Kesehatan serta Bidang Sosial Keagamaan dan Kemasyarakan di 15 Kecamatan yang hasilnya sudah dinikmati Rakyat Tapsel.
Selanjutnya peringatan Hari Jadi Tapsel dirangkai dengan penyerahan pertapakan Mess Provinsi Sumut di areal lebih dari 1,2 hektare, yang dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng.
Peringatan Hari Jadi Tapsel Ke-70 mengusung tema “Dengan Semangat Hari Jadi ke-70 Kita Rajut Kebersamaan Membangun Tapanuli Selatan Yang Sehat, Cerdas dan Sejahtera,” yang dihadiri, Anggota DPR RI Komisi XI Gus Irawan Pasaribu, Anggota DPRD Provsu Syamsul Qamar Nasution dan Irham Buana Nasution, Walikota PSP Irsan Efendi Nasution, Wabup Tapsel Aswin Efendi Siregar, Forkopimda Tapsel, Mantan Ketua Majelis Wali Amanat USU Panusunan Pasaribu,Ketua DPRD Tapsel Husin Sogot Simatupang, Ketua DPRD PSP Siswanto, Ketua DPRD Paluta Mukhlis Harahap, Sekda Tapsel Parulian Nasution, pimpinan DPD Golkar Sumut, pimpinan OPD, Kabag, Ketua MUI Tapsel, Ketua IPHI Tapsel, PKK Tapsel , tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh OKP dan Ormas. (POL/NP.02).







