• Redaksi
  • Hubungi Kami
Jumat, 10 April 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Berita

Mau Tahu Kunci Bahagia Pasangan Menikah? Simak di Sini!

Editor: Suganda
Sabtu, 16 Februari 2019
Kanal: Berita, Ragam

Editor:Suganda

Sabtu, 16 Februari 2019
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Pasangan yang sudah menikah disibukkan dengan banyak hal. Mengasuh anak, rutinitas pekerjaan, dan berbagai desakan finansial berpotensi membuat keduanya sulit meluangkan waktu berkualitas bersama pasangan.

Lewat buku Time to Parent, penulis Julie Morgenstern membagikan cara agar pasangan sekaligus orang tua dapat efektif mengatur waktunya. Buku disusun berdasarkan survei, wawancara, dan diskusi terfokus bersama lebih dari 100 pasangan.

Setelah melakukan berbagai bentuk riset itu, Morgenstern mengungkap para pasangan paling solid melakukan hal serupa, yaitu tetap terhubung. Dia menyebut kondisi tetap terhubung yang singkat tapi konstan itu dengan istilah ‘lem harian’.

“Pasangan bahagia yang saya wawancarai rata-rata terhubung tiga sampai lima kali sehari. Bisa dengam panggilan telepon singkat lima atau 10 menit, saling mengirim teks, atau mengobrol langsung,” ujar Morgenstern.

Menjaga kelanggengan hubungan ternyata tidak memerlukan tambahan waktu bersama, bahkan tambahan pengeluaran. Membina perekat harian sudah cukup untuk memperkuat koneksi antarpasangan dan membangun perasaan saling memiliki.

Perempuan yang berdomisili di New York, Amerika Serikat itu mengatakan, praktik tersebut memang terkesan sederhana tapi sangat membantu. Pasangan bisa saling mengetahui apakah kekasihnya mengalami hari yang baik atau hari yang buruk.

Misalnya, apakah pertemuan di kantor berjalan dengan baik atau tidak atau kondisi si buah hati. Pentingnya saling memberi kabar berlaku untuk pasangan menikah yang sudah atau belum memiliki anak karena efeknya tidak jauh berbeda.

Pembagian tugas rumah tangga dan tugas kepengasuhan juga bisa dilakukan secara daring, baik lewat pesan ponsel maupun surel. Menurut riset Morgenstern, pasangan bisa memanfaatkannya untuk berbagi tanggung jawab di antara waktu yang sedikit.

Dengan begitu, akan ada lebih banyak waktu luang untuk berdua. Pasangan dapat minum kopi bersama atau menonton acara televisi bersama. Bisa juga hanya duduk dan mengobrol tentang topik yang tidak terkait dengan pekerjaan atau anak-anak.

“Anda berdua tetap dekat, saling mendapat informasi, dan tetap terhubung dalam berbagai situasi, entah itu kegembiraan, kesedihan, atau rasa frustrasi,” ujarnya, dikutip dari laman Good Housekeeping, Sabtu (16/2).(NYT)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Pasangan Bahagia
Berita sebelumnya

Bunuh Kekasih, Bripda M Segera Jalani Sidang Kode Etik

Berita selanjutnya

Kuning Telur Buruk untuk Diet, Mitos atau Fakta?

TERBARU

Halal Bihalal Koordinator Wartawan DPRD Medan, Said Assegaf: Sarana Mempererat Tali Silaturahmi

Kamis, 9 April 2026

Sekdako Padangsidimpuan Hadiri Halal Bil Halal DPD AGPAII

Kamis, 9 April 2026

Bupati Labuhanbatu Lepas Tim News Room FC Mengikuti Pekan Olahraga Wartawan Sumut Tahun 2026

Kamis, 9 April 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd