• Redaksi
  • Hubungi Kami
Rabu, 11 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

RDP DPRD Medan, Pengembang Pasar Timah Tuding Warga Penyebab Banjir

Editor: Editor
Rabu, 9 September 2020
Kanal: Kota

Editor:Editor

Rabu, 9 September 2020
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Komisi IV DPRD Medan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak pengembang pembangunan Pasar Timah lingkungan 7 Kelurahan Sei Rengas II Kec Medan Area. RDP dilakukan guna menyahuti keluhan warga terkait banjir akibat dampak pembangunan Pasar Timah.

Rapat dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak dihadiri pihak pengembang Sumandi Wijaya, mewakili PKPPR Kota Medan Ashadi Cahyadi dan mewakili DPMPTSP Lase di ruang banggar gedung DPRD Medan, Selasa (8/9/2020).

Saat berlangsung RDP, Paul MA Simanjuntak menyampaikan pihaknya sudah melakukan peninjauan lapangan atas pengaduan warga terjadinya banjir karena dampak pembangunan pasar. Untuk itu Paul minta keterangan dari pihak pengembang yang bernaung di PT Wijaya Manunggal Pratama terkait tudingan buruknya sistem drainase.

Menurut Paul, pembuatan parit tidak berdasarkan petunjuk dari Dinas PU, sehingga penanganan banjir dan saluran parit tidak terkoneksi dan singkron. Bahkan Paul mempertanyakan kebenaran tudingan kepada pihak pengembang membangun WC namun tidak memiliki septic tank.

Selain itu kata Paul, pembangunan Pasar Timah belum mentaati perizinan.
Bahkan kata Paul laporan masyarakat terjadinya banjir lingkungan sekitar pembangunan Pasar Timah. “Masalah banjir karena ketidakberesan drainase supaya diselesaikan. Pihak pengembang supaya memperbaiki drainasenya,” saran Paul.

Sedangkan mewakili Dinas PKPPR Kota Medan Ashadi Cahyadi menyampaikan pembangunan Pasar Timah benar melakukan Keterangan Situasi Bangunan (KSB). “Bangunan yang dibangun tidak sesuai KSB,” tutur Cahyadi.

Sementara itu pihak pengembang Sumandi Wijaya mengaku soal banjir di lingkungan 7 sudah sejak dulu bahkan sebelum dilakukan pembangunan Pasar Timah. “Masalah banjir jauh sebelumnya sudah ada, bukan karena pembangunan Pasar yang kita lakukan,” tepis Sumandi.

Bahkan, Sumandi Wijaya menuding warga lah yang melakukan penutupan parit yang mengakibatkan banjir. Namun pun Sumandi mengajak dewan untuk turun tinjau lapangan. “Kalau ada yang kurang supaya diperbaiki. Mana yang salah agar kita perbaiki supaya jangan terjadi polemik,” ujar Sumandi. (POL/isvan)

 

 

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: BanjirPengembang Pasar TimahRDP DPRD MedanTuding Warga
Berita sebelumnya

Perbaikan Infrastruktur Kota Medan di P APBD 2020 Harus Jadi Skala Prioritas

Berita selanjutnya

Komisi I DPRD Medan Kunjungi Polsek Medan Baru

TERBARU

Pemko Medan Gelar Medan Career Expo 2026, 124 Perusahaan Tawarkan 5.515 Lowongan Kerja

Rabu, 11 Februari 2026

FGD Board of Peace, Anggota DPD RI KH. M Nuh MSP : Kompromis tapi Tidak Boleh Larut

Selasa, 10 Februari 2026

Dukung Pawai Obor Sambut Ramadhan, Zakiyuddin Harahap Menilai Kegiatan Positif Dorong Semangat Kebersamaan Anak Muda

Selasa, 10 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd