• Redaksi
  • Hubungi Kami
Kamis, 14 Mei 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Diduga Terpapar Corona, Salah seorang Dokter di RSUD Rantauprapat Dirujuk ke RS Martha Friska Medan

Editor: editor
Rabu, 29 April 2020
Kanal: Daerah

Editor:editor

Rabu, 29 April 2020
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Rantauprapat, POL | Salah seorang dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara, berinisial S dirujuk ke RS Martha Friska Medan, karena diduga terpapar virus corona, Minggu (26/4) malam.

Rujukan terhadap dokter anestesi itu diketahui setelah sebelumnya dirinya menjalani perawatan pada hari Sabtu (25/04) dan di-rapid test dengan hasil positif.

Kepala Dinas Kominfo Rajid yang juga Humas Satgas Percepatan Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 membenarkan adanya seorang dokter yang bertugas di RSUD Rantauprapat dari hasil rapid test positif.

Tanpa menyebutkan identitas dokter dimaksud, Rajid menjelaskan, pada Sabtu 25 April 2020 si dokter di-rapid test positif, kemudian disarankan isolasi mandiri. Pada Minggu, 26 April 2020, dokter tersebut datang ke RSUD sekitar pukul 12.30 WIB, di-rapid test kembali hasilnya tetap positif.

Anehnya, pada pemberangkatan pasien rujukan yang merupakan oknum dokter itu seakan mengelabui dan menutupi para pengunjung dan para awak media yang sedang melakukan peliputan di depan pintu IGD RSUD Rantauprapat.

Pasalnya, para petugas medis yang mengiringi keberatan rujukan oknum dokter itu tampak menghalangi para awak media saat melakukan pengambilan gambar dan dokumentasi.

“Jangan ngambil-ngambil gambar Bang,” seru petugas medis kepada para awak media.

Ditanya soal alasan mengapa tidak diperbolehkan pengambilan dokumentasi, oknum perawat itu tampak bungkam dan berlalu pergi.

Sementara terkait itu, Humas RSUD Rantauprapat Doni Simamora saat dikonfirmasi wartawan tidak menampik bahwa pasien rujukan tersebut merupakan dokter yang bertugas di RS berpelat merah itu. “Iya,” jawabnya singkat.

Hal senada juga diucapkan Kadis Kesehatan Labuhanbatu, H Kamal yang mengatakan bahwa dokter tersebut sudah dirujuk ke rumah sakit rujukan di Medan. “Semoga saja beliau terhindar dari Covid-19. Amin YRA,” bilangnya.(Ars)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: COVID-19DokterRSUD Rantauprapat
Berita sebelumnya

DPKPPR Bantu Pegawai PD Pembangunan Yang Terdampak Covid-19

Berita selanjutnya

Rapat Analisa dan Evaluasi Satgas Gugus Covid 19 Langkat, Bupati Minta Bansos Covid 19 Segera Dilaksanakan

TERBARU

Pengurusan KTP Beres di Kecamatan, Gebrakan Rico Waas Dekatkan Pelayanan Adminduk ke Warga Medan Labuhan

Rabu, 13 Mei 2026

Camat Medan Polonia Fasilitasi Mediasi Persoalan Penutupan Tembok Viral di Jalan Pekong

Rabu, 13 Mei 2026

DPMPTSP dan PWPM Bersinergi, Dorong Publikasi Investasi dan Pelayanan Publik

Selasa, 12 Mei 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd