Medan, POL | Desa Karang Bangun yang baru dipimpin oleh pangulu Suparlan sejak bulan Maret 2018, dan sebagai pangulu yang baru dilantik dengan Sekretaris Desa Dicky memiliki permasalahan dalam surat menyurat dan model database kependudukan, sehingga pekerjaan menjadi kurang efektif dan efesien yang dapat menghambat pelayanan kepada masyarakat.
Pada tanggal 12 Oktober hingga 29 Oktober 2018 tim pengabdian masyarakat yang diketuai Dameria Naibaho, S.E., M.Si, serta dibantu Ratna, S.E., M.Si, dan Dra Lina Rusdi, M.Hum, juga dibantu oleh mahasiswa Program Studi Akuntansi Semester V Piki Hasibuan yang telah membuat program pengolahan Database Microsoft Office Excel, yang dapat membantu mengelola Administrasi Desa sehingga kebutuhan Administrasi Desa dapat berjalan dengan secara efektif dan efesien sebagai contoh untuk menghasilkan satu surat pernyataan seperti surat tempat tinggal dibutuhkan waktu selama 10 sampai 15 menit, tetapi dengan menggunakan Aplikasi yang telah dibuat maka waktu yang diperlukan hanya 3 sampai 5 menit saja.
Presentasi penggunaan program tersebut telah di uji coba pada tanggal 26 sampai 27 Oktober 2018 bersama sekretaris desa dan siap untuk digunakan.
Penyerahan program pengolahan Database diserahkan kepada pangulu Desa Karang Bangun untuk dapat dipergunakan. Output yang diharapkan adalah pengurusan surat menyurat semakin cepat dan tepat serta pangulu akan lebih mengetahui kondisi terkini dari warga melalui database sehingga dapat membantu menyusun rencana kerja dan pengalokasian anggaran desa yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan warga desa.(cos/rel)







