• Redaksi
  • Hubungi Kami
Selasa, 10 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

Masyarakat Diminta Tak Khawatir Konsumsi Ikan

Editor: Editor
Jumat, 22 November 2019
Kanal: Kota

Editor:Editor

Jumat, 22 November 2019
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Anggota Fraksi Demokrat DPRD Kota Medan, Parlindungan meminta agar masyarakat tak khawatir mengkonsumsi ikan pascapenemuan bangkai babi di aliran sungai. Sebab ikan tidak memakan hal-hal yang kotor.

Ditemui Selasa (19/11/2019) di Kantor DPRD Kota Medan, Parlindungan menyatakan ikan penting buat kecerdasan otak dan tubuh serta. Sehingga tak perlu risau untuk mengkonsumsi ikan.

“Ketakutan masyarakat kan itu karena isu ikan yang memakan bangkai babi.  Setahu saya, ikan tak memakan bangkai dan sesuatu yang kotor. Apalagi bangkai babi,” ucap Parlindungan.

Menurut Parlindungan, Pemerintah Kota Medan juga harus mengambil langkah menyakinkan masyarakat untuk dapat kembali mengkonsumsi ikan. Sehingga masyarakat meraih informasi cerah tentang tak terganggunya ikan setelah maraknya penemuan bangkai babi di sungai.

“Dinas perikanan dan kelautan, BPOM dan MUI kirainya bisa membantu menyampaikan informasi baik kepada masyarakat. Karena informasi yang saya dapat, ikan yang masuk ke Medan berasal dari Tj Balai, Aceh dan kawasan lainnya,” kata Parlindungan.

Politisi Demokrat ini juga berharap Pemerintah Kota Medan memilih lokasi tepat untuk menguburkan ribuan bangkai babi. Tidak dekat dengan pemukiman warga, dengan tujuan masyarakat bisa terhindar dari penyakit yang dibawa oleh babi yang mati.

“Apalagi aroma babi itu tak sedap. Belum lagi babi disinyalir mati karena penyakit. Demi kenyamanan bersama, lebih baik menguburkan babi di lokasi paling tepat. Kemudian, pemerintah kota juga harus menjalankan peraturan daerah tentang hewan kali empat secara maksimal,”kata Parlindungan.(POL/lin)

 

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Konsumsi Ikan
Berita sebelumnya

Lestarikan Budaya dan Kearifan Lokal, Gubsu Buka PSBD Asahan ke IV Tahun 2019

Berita selanjutnya

Sekda Asahan Lakukan Peletakan Batu Pertama Musholla Al Ikhlas

TERBARU

Rico Waas Sampaikan LKPJ 2025, IPM dan Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Kemiskinan dan Pengangguran Menurun

Senin, 9 Maret 2026

Diinisiasi DPRD, Rico Waas Dukung Ranperda Perubahan Perda Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan

Senin, 9 Maret 2026

Bukber Akbar Gerindra Sumut, Santuni Anak Yatim Piatu dan Bagikan Ribuan Takjil

Senin, 9 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd