• Redaksi
  • Hubungi Kami
Minggu, 15 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Pemkab Tapsel Konsekwen dengan Konservasi di Batangtoru

Editor: Editor
Jumat, 18 Oktober 2019
Kanal: Uncategorized

Editor:Editor

Jumat, 18 Oktober 2019
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Tapsel, POL |  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel), sangat konsekuen dengan konservasi Ekosistem Batang Toru demi menjaga kekayaan flora dan fauna, guna diwariskan kepada Generasi mendatang.

“Upaya tersebut antara lain adalah dengan menerapkan program kawasan ekosistem esensial di bentang alam  Batang Toru yang beririsan dengan Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Tapanuli Tengah,” kata Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu saat menerima kunjungan Direktur Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial KLHK RI, di ruang kerjanya, Senin (15/10/2019).

Kata Syahrul, Pemkab Tapsel sudah memberikan perhatian yang cukup baik kepada konservasi maupun upaya-upaya Pelestarian Lingkungan, sehingga Tapsel menjadi contoh kepada Kabupaten tetangganya untuk dapat memberikan upaya-upaya peningkatan konservasi ini.

Syahrul sangat mendukung upaya-upaya konservasi ini dengan konsekuen, dan saya juga sudah menunjukkan komitmen seperti menginsiasi adanya komitmen bersama dalam menjaga ekosistem Batang Toru, termasuk upaya-upaya pelestarian orang hutan dan habitat lainnya.

“Komitmen ini sudah diwujudnyatakan antara lain melalui penyusunan rencana detail tata ruang (RDTR) kawasan strategis Batang Toru dan sekitarnya. Adapun muatan yang penting disitu adalah mendeliniasi koridor satwa liar dan koridor ini akan ditindaklanjuti dengan membentuk forum kolaborasi pengelolaan koridor dengan melibatkan berbagai pihak yang terkait agar pengelolaan koridor ini bisa saling bersinergi.”terang Syahrul.

Oleh karena itulah perlu dibangun suatu koridor, karena koridor inilah yang akan menjadi poin utama agar orang hutan yang ada di Area Penggunaan Lain (APL) bisa leluasa bergerak menuju habitat utamanya yaitu cagar alam Lubuk Raya, cagar alam Dolok Sipirok dan cagar alam Sibual-buali, sehingga dapat berinteraksi antara satu dengan yang lain atau kelompok populasi dengan populasi yang lain.

“Adapun dibangunnya koridor ini adalah untuk mencegah terjadinya imbreding atau perkawinan sedarah, karena perkawinan sedarah itu akan menimbulkan resiko keturunan yang tidak baik.”

Direktur Bina Pengelolaan Ekosisten Esensial pada Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Ir. Tandya Tjahjana, M.Si sangat menyambut baik atas konsekwennya Pemkab Tapsel terhadap upaya-upaya konservasi yang berwawasan kawasan ekosistem esensial dalam melindungi keanekaragaman hayati khususnya orang hutan

“Kawasan ekosistem esensial adalah ekosistem diluar kawasan konservasi.yang secara ekologi mengandung keanekaragaman hayati yang mencakup ekosistem alami dan buatan yang berada di dalam dan luar kawasan hutan.”

Kami berharap substansi kawasan ekosistem esensial seperti ini tidak hanya dikembangkan di Tapsel saja, akan tetapi dilakukan juga ke kabupaten tetangga lainnya. Sebab, jelajah orang hutan tidak hanya di Tapsel saja, tetapi juga meliputi kabupaten tetangga, kata Tandya.

Turut mendampingi Bupati Tapsel, Asisten Ekbang, Staf Ahli Bupati Bid. Ekbang, Kadis Lingkungan Hidup, Kadis PU dan PR, Kadis Pertanian dan Kabag Humas dan Protokol sedangkan Direktur Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial didampingi oleh Staf Khusus Menteri LHK bidang Koordinasi Jaringan LSM dan Amdal Ir. Hanni Adiati, M.Si beserta jajarannya dan Kepala Balai BKSDA Provsu Dr. Ir. Hotmauli Sianturi, M.Sc.For beserta jajarannya. (NP.02)

 

 

 

 

 

 

Pemkab Tapsel Konsekwen Dengan Konservasi di Batang toru.

 

Tapsel (PB)

  • Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel), sangat konsekuen dengan konservasi Ekosistem Batang Toru demi menjaga kekayaan flora dan fauna, guna diwariskan kepada Generasi mendatang.
  • Demikian disampaikan Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu, menyampaikan upaya tersebut antara lain adalah dengan menerapkan program kawasan ekosistem esensial di bentang alam  Batang Toru yang beririsan dengan Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Tapanuli Tengah saat menerima kunjungan Direktur Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial KLHK RI, di ruang kerjanya (15/10).
  • Pemkab Tapsel sudah memberikan perhatian yang cukup baik kepada konservasi maupun upaya-upaya Pelestarian Lingkungan, sehingga Tapsel menjadi contoh kepada Kabupaten tetangganya untuk dapat memberikan upaya-upaya peningkatan konservasi ini.
  • Syahrul sangat mendukung upaya-upaya konservasi ini dengan konsekuen, dan saya juga sudah menunjukkan komitmen seperti menginsiasi adanya komitmen bersama dalam menjaga ekosistem Batang Toru, termasuk upaya-upaya pelestarian orang hutan dan habitat lainnya.
  • “)Komitmen ini sudah diwujudnyatakan antara lain melalui penyusunan rencana detail tata ruang (RDTR) kawasan strategis Batang Toru dan sekitarnya. “Adapun muatan yang penting disitu adalah mendeliniasi koridor satwa liar dan koridor ini akan ditindaklanjuti dengan membentuk forum kolaborasi pengelolaan koridor dengan melibatkan berbagai pihak yang terkait agar pengelolaan koridor ini bisa saling bersinergi.”terang Syahrul.
  • Lanjut Syahrul, ini juga merupakan tindak lanjut rapat yang pernah dilaksanakan pada bulan Juli yang lalu yaitu untuk membangun koridor orang hutan ataupun satwa liar lainnya yang ada di ekosistem Batang Toru, agar satwa-satwa liar tersebut dapat lebih leluasa bergerak baik dari selatan ke utara maupun dari barat ke timur.
  • Oleh karena itulah perlu dibangun suatu koridor, karena koridor inilah yang akan menjadi poin utama agar orang hutan yang ada di Area Penggunaan Lain (APL) bisa leluasa bergerak menuju habitat utamanya yaitu cagar alam Lubuk Raya, cagar alam Dolok Sipirok dan cagar alam Sibual-buali, sehingga dapat berinteraksi antara satu dengan yang lain atau kelompok populasi dengan populasi yang lain.
  • “Adapun dibangunnya koridor ini adalah untuk mencegah terjadinya imbreding atau perkawinan sedarah, karena perkawinan sedarah itu akan menimbulkan resiko keturunan yang tidak baik.”
  • Direktur Bina Pengelolaan Ekosisten Esensial pada Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Ir. Tandya Tjahjana, M.Si sangat menyambut baik atas konsekwennya Pemkab Tapsel terhadap upaya-upaya konservasi yang berwawasan kawasan ekosistem esensial dalam melindungi keanekaragaman hayati khususnya orang hutan
  • ” Kawasan ekosistem esensial adalah ekosistem diluar kawasan konservasi.yang secara ekologi mengandung keanekaragaman hayati yang mencakup ekosistem alami dan buatan yang berada di dalam dan luar kawasan hutan.”
  • Kami berharap substansi kawasan ekosistem esensial seperti ini tidak hanya dikembangkan di Tapsel saja, akan tetapi dilakukan juga ke kabupaten tetangga lainnya. Sebab, jelajah orang hutan tidak hanya di Tapsel saja, tetapi juga meliputi kabupaten tetangga, kata Tandya.
  • Turut mendampingi Bupati Tapsel, Asisten Ekbang, Staf Ahli Bupati Bid. Ekbang, Kadis Lingkungan Hidup, Kadis PU dan PR, Kadis Pertanian dan Kabag Humas dan Protokol sedangkan Direktur Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial didampingi oleh Staf Khusus Menteri LHK bidang Koordinasi Jaringan LSM dan Amdal Ir. Hanni Adiati, M.Si beserta jajarannya dan Kepala Balai BKSDA Provsu Dr. Ir. Hotmauli Sianturi, M.Sc.For beserta jajarannya. (NP.02)

 

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: konservasi di batangtoru
Berita sebelumnya

BKOW Mengadu ke DPRD Medan Soal Asset Lahan Kartini

Berita selanjutnya

Halaman SDN 014686 Sidomulyo Tergenang, Kadis Pendidikan Diminta Tindak Rekanan Pemasang Conblocknya

TERBARU

Komitmen Polres Simalungun Wujudkan Generasi Emas: Launching SPPG Kedua untuk 2.148 Siswa

Sabtu, 14 Februari 2026

Hari Ini Dibuka: PalmCo Sediakan 1.000 Lebih Kursi Mudik Gratis Lebaran 2026, Utamakan Kelompok Rentan

Jumat, 13 Februari 2026

Sambut Ramadhan 1447 H/2026 M, Koordinator Wartawan Unit DPRD Medan Laksanakan Punggahan

Jumat, 13 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd