• Redaksi
  • Hubungi Kami
Senin, 26 Oktober 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

Hadi Suhendra Ajak Masyarakat Bersatu dan Tidak Terpecah karena Perbedaan

Editor: Paulina
Minggu, 25 Oktober 2026
Kanal: Kota

Editor:Paulina

Minggu, 25 Oktober 2026
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL – Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra, SH, yang akrab disapa Hendra, mengajak masyarakat untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Politikus Partai Golkar yang mewakili daerah pemilihan (Dapil) II meliputi Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan ini menilai pemahaman ideologi negara penting untuk memperkuat persatuan dan menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Hendra dalam kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Sumatera No. 1, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, Minggu (25/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Hendra menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara yang harus dihafalkan, melainkan pedoman hidup yang nilai-nilainya perlu diterapkan dalam sikap, perilaku, dan tindakan setiap warga negara.

Menurutnya, pemahaman tentang Pancasila harus dimiliki seluruh lapisan masyarakat, baik generasi muda, orang dewasa, maupun lanjut usia. Menjaga keutuhan bangsa dan menciptakan kehidupan yang damai merupakan tanggung jawab bersama tanpa memandang usia maupun latar belakang.
Hendra menjelaskan, setiap sila dalam Pancasila mengandung nilai luhur yang dapat menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Nilai ketuhanan mengajarkan pentingnya menghormati keyakinan orang lain, sedangkan nilai kemanusiaan mendorong masyarakat untuk saling menghargai dan memperlakukan sesama secara adil.
Selain itu, nilai persatuan mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpecah belah akibat perbedaan suku, agama, budaya, maupun pandangan. Perbedaan seharusnya menjadi kekuatan untuk mempererat kebersamaan, bukan alasan untuk menimbulkan perselisihan di tengah masyarakat”, ujarnya.

Dia juga menekankan pentingnya menerapkan nilai musyawarah dalam menyelesaikan persoalan. Dengan mengedepankan dialog, sikap saling mendengarkan, dan menghargai pendapat orang lain, berbagai persoalan di lingkungan masyarakat diharapkan dapat diselesaikan secara bijaksana.

“Sementara itu, nilai keadilan sosial hendaknya tercermin dalam kepedulian terhadap sesama, semangat gotong royong, serta kesediaan membantu warga yang membutuhkan. Pengamalan Pancasila dapat dimulai dari hal sederhana, seperti menghormati tetangga, menjaga kebersihan lingkungan, dan tidak melakukan tindakan yang merugikan orang lain”, terangnya.

Sebagai wakil rakyat dari Dapil II, Hendra juga mengingatkan pentingnya memberikan pemahaman kebangsaan kepada generasi muda sejak dini. Generasi muda perlu dibekali nilai persatuan, tanggung jawab, toleransi, dan cinta tanah air agar mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, masyarakat juga diharapkan bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi. Sikap kritis, tidak mudah terprovokasi, serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi merupakan bagian dari upaya menjaga persaudaraan dan mencegah perpecahan.

Menurut Hendra, pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan tidak cukup dilakukan melalui sosialisasi semata, tetapi harus dilanjutkan dengan penerapan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Keteladanan di lingkungan keluarga dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai kebangsaan secara berkelanjutan.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya di Kecamatan Medan Belawan, tentang pentingnya menjaga kerukunan dan memperkuat rasa persaudaraan. Dengan memahami Pancasila secara utuh, masyarakat diharapkan mampu menyikapi perbedaan dengan bijaksana serta mengutamakan kepentingan bersama.

“Melalui kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini, saya mengajak seluruh masyarakat menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Semangat kebangsaan yang diwujudkan melalui toleransi, gotong royong, keadilan, dan persatuan diharapkan terus terpelihara demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia”, pungkasnya. (lin)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Berita sebelumnya

Rico Waas: Perbedaan Bukan Sekat, Melainkan Kekuatan Kota Medan

Berita selanjutnya

Rico Waas Lepas Ribuan Peserta Korpasgat Charity Run 2026, Olahraga Jadi Gerakan Kepedulian

TERBARU

Anggota Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Seminar di Unimed

Minggu, 25 Oktober 2026

Sah! Rektor USU Prof Muryanto Pimpin ICMI Sumut 2026-2031

Minggu, 25 Oktober 2026

Rico Waas Lepas Ribuan Peserta Korpasgat Charity Run 2026, Olahraga Jadi Gerakan Kepedulian

Minggu, 25 Oktober 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd