• Redaksi
  • Hubungi Kami
Rabu, 1 Juli 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

Acara Gemes 2026 Tak ‘Merakyat’, Pengunjung Kecewa

Editor: Editor
Rabu, 1 Juli 2026
Kanal: Kota

Editor:Editor

Rabu, 1 Juli 2026
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Acara Gelar Melayu Serumpun (GEMES) XVIII/2026 yang digelar Dinas Pariwisata Medan di Lapangan Merdeka mendapat kritik dari masyarakat. Acara yang menghabiskan anggaran Rp 2,5 miliar itu dianggap tidak ‘merakyat’.

Pantauan di lokasi Selasa (30/6/2026) malam, masyarakat yang hadir ke Lapangan Merdeka Medan hanya bisa melihat acara yang dibiayai pajak rakyat hanya bisa dilihat dari jauh. Pasalnya, lokasi acara dikelilingi oleh pagar besi dan pengunjung hanya bisa menyaksikan acara melalui layar yang disediakan panitia.

“Ekslusif kali kayaknya acara ini, kami yang mau lihat cuma bisa dari jauh. Kalau cuma lihat dari layar untuk apa,” kata Yuni, salah seorang pengunjung.

Harusnya, kata Yuni, acara hiburan ini bisa lebih dinikmati pengunjung yang hadir. Rasa kecewa tak bisa ditutupi Yuni setelah datang ke lokasi acara Gemes, apalagi rumahnya cukup jauh.

“Jauh-jauh dari Johor ke sini, cuma lihat acara yang tak ‘merakyat’ untuk apa,” tuturnya.

Ridwan, pengunjung lainnya juga menyampaikan rasa kecewa setelah datang melihat langsung acara Gemes 2026 di Lapangan Merdeka Medan.

“Pantas lah sepi acaranya, cuma begini konsep,” ungkapnya.

Menurut dia acara seperti ini tidak perlu digelar secara rutin karena hanya menghabiskan anggaran. “Berapa pula uang habis untuk acara hiburan model begini,” tanya dia.

Untuk diketahui Gemes 2026 dibuka , Sabtu (27/6) malam. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari penuh, mulai dari 27 hingga 30 Juni 2026.

Wali Kota Medan Rico Waas mengatakan acara Gemes tidak hanya sekadar festival ataupun acara pertunjukan. Melainkan Gemes merupakan upaya untuk melestarikan kebudayaan Melayu di tengah gempuran modernitas.

​”Yang kita takutkan adalah bagaimana tentang kebudayaan kita. Apakah kebudayaan akan bisa mengikuti perkembangan zaman? Namun kami meyakini, kebudayaan Melayu yang menjunjung tinggi adat istiadat, kesantunan, dan agama ini akan selalu hidup berdampingan bersama kita,” kata Rico. (Isvan)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Acara GemesPengunjung KecewaTak 'Merakyat'
Berita sebelumnya

Sambut HUT Kota Medan ke- 436, Rico Waas Pimpin Ziarah Makam Pahlawan dan Ajak Generasi Muda Maknai Perjuangan Masa Lalu

Berita selanjutnya

DPRD Medan Gelar Paripurna HUT ke-436 Kota Medan, Wong Chun Sen: Medan Tangguh Maju Untuk Semua

TERBARU

DPRD Medan Gelar Paripurna HUT ke-436 Kota Medan, Wong Chun Sen: Medan Tangguh Maju Untuk Semua

Rabu, 1 Juli 2026

Acara Gemes 2026 Tak ‘Merakyat’, Pengunjung Kecewa

Rabu, 1 Juli 2026

Sambut HUT Kota Medan ke- 436, Rico Waas Pimpin Ziarah Makam Pahlawan dan Ajak Generasi Muda Maknai Perjuangan Masa Lalu

Selasa, 30 Juni 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd