Labuhanbatu, POL | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu bergerak cepat menjemput bola demi memastikan pemerataan pembangunan di wilayahnya. Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita Sp.OG, M.K.M, secara resmi mendorong kementerian terkait agar memberikan atensi khusus terhadap sejumlah usulan infrastruktur strategis yang telah diajukan ke Pemerintah Pusat.
Harapan tersebut disampaikan Bupati Maya saat mengikuti Rapat Koordinasi Usulan Infrastruktur Kabupaten Labuhanbatu bersama Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI melalui sambungan virtual, di Ruang Rapat Bupati, Kantor Bupati Labuhanbatu, Kamis (2/4/2026).
Bupati Maya Hasmita menegaskan bahwa usulan tersebut bukan sekadar proyek fisik, melainkan langkah konkret daerah dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Ia berharap usulan-usulan tersebut masuk dalam skala prioritas pembangunan nasional.
“Kami berharap pemerintah pusat, melalui Kemenko Infrastruktur, memberikan atensi lebih. Usulan ini sangat krusial dan sinkron dengan visi Asta Cita Bapak Presiden dalam membangun dari pinggiran serta memperkuat kemandirian nasional,” ujar Bupati Maya.
Secara teknis, terdapat enam usulan besar yang menjadi fokus utama Pemkab Labuhanbatu. Usulan tersebut terbagi atas penguatan sektor pertanian (irigasi) dan peningkatan mobilitas warga (jalan): Di Rawa Lobu Rampah: Pembangunan jaringan irigasi di Desa Meranti Paham, Panai Hulu. Di Rawa Sei Rengas: Pembangunan jaringan irigasi di Desa Sei Siarti, Panai Tengah. Di Rawa Sei Tarolat: Pembangunan jaringan irigasi di wilayah Bilah Hilir. Jalan Sei Tampang-Sidomakmur: Rekonstruksi akses penghubung Bilah Hilir hingga Panai Hulu.
Jalan Sisingamangaraja: Peningkatan kualitas jalan di perkotaan (Simpang Mangga – Ujung Bandar). Jalan Sei Rakyat – Batas Labusel: Peningkatan akses strategis menuju perbatasan Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel).
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati kabupaten Labuhanbatu H. Jamri ST, menambahkan bahwa urgensi pembangunan ini berkaitan langsung dengan hajat hidup orang banyak.
“Ini menyangkut ketahanan pangan dan denyut ekonomi daerah. Infrastruktur irigasi akan meningkatkan produktivitas petani, sementara perbaikan jalan akan memangkas biaya logistik dan memperlancar akses antar-kabupaten,” jelas H. Jamri.
Gayung bersambut, Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Syahrudin, menyatakan dukungannya. Ia memastikan bahwa daftar usulan tersebut akan menjadi perhatian khusus dan segera dilaporkan kepada Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Meski demikian, Syahrudin mengingatkan Pemkab Labuhanbatu untuk tetap proaktif. “Kami harap Pemkab Labuhanbatu terus intens berkoordinasi dengan kementerian teknis, yakni Kementerian PU, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian ATR/BPN guna sinkronisasi data,” ucapnya.
Rapat koordinasi yang berlangsung dinamis ini juga diisi dengan pemaparan detail oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Labuhanbatu, Nelson Bangun, serta sesi diskusi mendalam dengan berbagai instansi terkait guna mematangkan teknis pelaksanaan di lapangan.
Turut hadir mengikuti zoom meeting, Sekretaris daerah kabupaten (Sekdakab) Labuhanbatu Ir. Hasan Heri Rambe, Asisten II Sekretariat daerah kabupaten (Setdakab) Labuhanbatu Ikram Syahputra, Kadis PU, Kadis Perhubungan, Kepala BPN, Kadis Kominfo Ahmad Fadly Rangkuti dan tamu undangan lainnya. (lb1)







