• Redaksi
  • Hubungi Kami
Minggu, 8 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Ragam

Perkuat Keamanan Identitas Digital Berbasis Jaringan, Telin Luncurkan Mobile Network Verification

Editor: Editor
Minggu, 8 Maret 2026
Kanal: Ragam

Editor:Editor

Minggu, 8 Maret 2026
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Bandung, POL | PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang bergerak di bidang konektivitas digital dan infrastruktur global, resmi menjalin kemitraan strategis dengan IPification untuk menghadirkan Telin Mobile Network Verification (MNV).

Solusi digital identity berbasis jaringan ini memungkinkan proses autentikasi pengguna berlangsung secara aman, instan, dan tanpa OTP maupun aplikasi tambahan, dengan memanfaatkan kapabilitas jaringan seluler sebagai fondasi kepercayaan digital.

Peluncuran ini merupakan langkah strategis Telin dalam memperkuat portofolio Telco API sekaligus menjawab kebutuhan industri akan sistem autentikasi yang lebih aman dan efisien. Setelah sukses diluncurkan secara komersial bersama Telkomsel di Indonesia, Telin MNV kini telah tersedia dan teruji pada lebih dari 40 jaringan seluler di berbagai negara.

Dengan mengombinasikan jangkauan global serta kemitraan operator yang dimiliki Telin dengan teknologi mobile identity dari IPification, solusi ini memungkinkan pelaku usaha melakukan autentikasi pengguna secara silent dan frictionless melalui satu kali persetujuan pengguna untuk memanfaatkan data jaringan.

SVP Messaging, Mobile Identity & Voice Telin John Tolton, menyampaikan bahwa inovasi ini dapat memperkaya kapabilitas autentikasi lintas jaringan. “Kami antusias melengkapi portofolio Telco API Telin dengan dukungan standar TS.43, yang memungkinkan pelanggan Android yang terhubung ke Wi-Fi tetap dapat diautentikasi tanpa perlu mengaktifkan data seluler. Perkembangan ini penting bagi komunitas pengembang OTT dan operator seluler, karena memperkaya opsi autentikasi sambil mendukung pendapatan autentikasi SMS yang ada,” jelasnya.

Di tengah pertumbuhan pesat layanan digital seperti keuangan, e-commerce, gaming, platform OTT, hingga layanan publik, metode autentikasi berbasis OTP SMS semakin menghadapi tantangan, mulai dari ancaman phishing, SIM swap, hingga bot attack. Kondisi ini mendorong kebutuhan akan pendekatan baru yang lebih andal tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna. Telin MNV menghadirkan autentikasi langsung di level jaringan dengan memanfaatkan trust yang secara inheren telah dimiliki oleh infrastruktur telekomunikasi, sehingga proses verifikasi menjadi lebih terintegrasi, aman, dan efisien.

Sejalan, CEO IPification Stefan Kostic, juga menambahkan bahwa kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam evolusi solusi identitas digital berbasis jaringan. “Identitas digital bekerja paling baik ketika dibangun di atas infrastruktur yang memang sudah dipercaya pengguna. Bersama Telin, kami menghadirkan autentikasi di level jaringan, menghilangkan hambatan tak perlu sambil memberikan tingkat keamanan dan keandalan bagi perusahaan,” ujar Stefan.

Dari sisi manfaat, Telin MNV memberikan nilai tambah yang signifikan bagi berbagai pemangku kepentingan. Bagi perusahaan, solusi ini menghadirkan autentikasi instan tanpa OTP yang lebih seamless bagi pengguna, perlindungan yang lebih kuat terhadap phishing dan account takeover, serta efisiensi biaya operasional akibat berkurangnya kegagalan login. Sementara bagi operator seluler, solusi ini membuka peluang aliran pendapatan baru melalui optimalisasi network intelligence menjadi layanan API bernilai tinggi.

Dirancang dengan pendekatan scalable deployment, Telin MNV mampu menangani volume autentikasi dalam skala besar seiring meningkatnya kebutuhan layanan digital global.

Melalui kemitraan ini, Telin menegaskan komitmennya untuk menjadikan jaringan seluler tidak hanya sebagai infrastruktur konektivitas, tetapi juga sebagai trust layer yang mendukung keamanan, inovasi, dan peluang bisnis global.

Langkah ini sekaligus melanjutkan penguatan inisiatif Network API Telin dalam mendorong transformasi digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan di berbagai pasar internasional.

Sementara itu, melalui Telkom Solution menginisiasi forum strategis lintas industri sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional berbasis digital. Inisiatif ini menjadi ruang kolaborasi dan dialog bersama berbagai komunitas dan asosiasi industri untuk merumuskan langkah konkret dalam membangun ekosistem bisnis yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah organisasi dan komunitas dari berbagai sektor strategis, antara lain Indonesian Health Tourism Society (IHTS), Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA), Teman Parekraf Nasional (TePANas), Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI), serta Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO).

Melalui forum ini, Telkom Solution menyerap aspirasi sekaligus memetakan kebutuhan digital pelaku usaha di sektor perhotelan, pariwisata, ekonomi kreatif, pendidikan, rekreasi, hingga pariwisata kesehatan. Dialog yang terbangun menekankan pentingnya community partnership dalam mendorong adopsi teknologi digital guna meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat daya tahan bisnis di tengah dinamika ekonomi global.

OVP Enterprise Marketing & Regional Management Telkom Reni Yustiani menyampaikan bahwa penguatan ekonomi nasional tidak hanya bertumpu pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga pada sinergi yang solid antara pelaku industri, komunitas, dan penyedia solusi digital. “Telkom Solution siap mendukung berbagai inisiatif komunitas dengan menghadirkan portofolio solusi digital B2B yang mencakup konektivitas enterprise, WiFi Managed Service, solusi bisnis dan hospitality, cloud dan data center, keamanan siber, serta platform digital berbasis data dan kecerdasan buatan,” jelas Reni.

Dengan pendekatan end-to-end serta orkestrasi ekosistem TelkomGroup, Telkom Solution menghadirkan solusi yang relevan dan terukur sesuai kebutuhan industri. Pendekatan ini memungkinkan pelaku usaha untuk lebih fokus pada pengembangan bisnis inti, sekaligus meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan kepada pelanggan.

Diskusi dalam forum tersebut menegaskan bahwa komunitas memiliki peran strategis sebagai katalisator adopsi teknologi digital, karena kolaborasi berbasis komunitas mampu menghadirkan pendekatan yang lebih inklusif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan pelaku usaha. Pendekatan ini diyakini dapat mempercepat transformasi digital sekaligus memperluas dampak ekonominya. Ke depan, Telkom akan terus memperkuat ruang dialog, kolaborasi, dan sinergi lintas sektor sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis inovasi digital.

Sebagai salah satu kolaborasi nyata dengan komunitas di ekosistem pariwisata, Telkom Solution melalui Indibiz turut mendukung penyelenggaraan Sanur Bali International Half Marathon yang diikuti sekitar 5.000 pelari dari dalam dan luar negeri. Ajang sport tourism ini tidak hanya menjadi perhelatan olahraga, tetapi juga etalase pariwisata dan ekonomi kreatif Bali dengan multiplier effect yang signifikan bagi pelaku usaha dan komunitas lokal.

Setelah acara berlangsung, manfaat konektivitas digital dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha di kawasan Sanur. Melalui dukungan Indibiz, layanan WiFi publik tersedia di puluhan titik akses yang tersebar di area penyelenggaraan acara. Para peserta juga memperoleh voucher internet saat pengambilan racepack yang disertai edukasi cara penggunaan, voucher juga bisa didapatkan di booth Telkom Solution selama acara berlangsung.

Ketersediaan akses internet yang berkelanjutan ini menjadi wujud nyata komitmen Telkom Solution dalam mendukung digitalisasi sektor pariwisata, memperkuat pengalaman wisatawan, sekaligus membantu pelaku usaha lokal meningkatkan kualitas layanan dan daya saing destinasi.

Seperti diketahui, pada beberapa waktu lau PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meresmikan implementasi LENSA Invoice Material, sebuah sistem digital berbasis Robotic Process Automation (RPA) dan Optical Character Recognition (OCR) yang dirancang untuk mempercepat proses administrasi penagihan mitra material proyek, mulai dari tahap verifikasi hingga pembayaran secara end-to-end.

Peluncuran ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam mendukung agenda transformasi digital TelkomGroup sekaligus memperkuat tata kelola bisnis berbasis teknologi.

LENSA Invoice Material, singkatan dari Intelligent Vendor Input Document & Disbursement, merupakan sistem terintegrasi yang mentransformasi proses penagihan material yang sebelumnya dilakukan secara manual dan rentan terhadap kesalahan menjadi proses digital yang paperless, otomatis, cepat, dan akurat, dengan tetap mengedepankan prinsip kepatuhan terhadap regulasi.

Direktur Keuangan dan Management Risiko Telkom Akses Hery Sofiaji, menegaskan bahwa pengembangan sistem ini tidak hanya berorientasi pada efisiensi, tetapi juga penguatan tata kelola perusahaan. “LENSA Invoice Material kami rancang sebagai solusi strategis untuk menjawab tantangan efisiensi dan akurasi dalam proses penagihan mitra. Melalui digitalisasi berbasis RPA dan OCR, kami memastikan proses berjalan lebih cepat, transparan, dan tetap mengedepankan prinsip compliance,” ujar Hery.

Sebelum implementasi sistem ini, proses administrasi proyek masih mengandalkan dokumen fisik, tanda tangan basah, serta alur verifikasi berlapis dari area hingga kantor pusat, yang kerap memicu inefisiensi sumber daya, peningkatan biaya operasional, serta keluhan mitra terkait lamanya proses pembayaran.

Melalui LENSA Invoice Material, seluruh proses kini dialihkan ke digital automation, mulai dari penerbitan purchase order, verifikasi dokumen, hingga pembayaran mitra, dengan memanfaatkan RPA untuk menjalankan proses tanpa intervensi fisik serta teknologi OCR untuk membaca dan memvalidasi dokumen secara otomatis.

Implementasi LENSA Invoice Material menghadirkan dampak nyata dan terukur, khususnya melalui efisiensi biaya operasional lewat penghematan cetak dan distribusi dokumen yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah per tahun.

Sistem ini juga mempercepat sirkulasi penandatanganan dokumen hingga 3 x 24 jam berkat penerapan tanda tangan digital dan e-meterai, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas SDM dengan mengalihkan pekerjaan administratif ke aktivitas yang lebih strategis.

Selain itu, proses pembayaran yang lebih cepat dan terprediksi turut memperbaiki arus kas mitra serta meningkatkan Index Partnership Satisfaction sebagai fondasi hubungan bisnis yang berkelanjutan.
Sejalan dengan arah strategis perusahaan, Direktur Business & Strategy Telkom Akses, Djoko Srie Handono, menilai LENSA Invoice Material sebagai instrumen penting dalam mempercepat siklus bisnis dan memperkuat kemitraan.
“Dari perspektif bisnis dan strategi, LENSA Invoice Material kami dorong sebagai instrumen untuk meningkatkan efisiensi operasional di fungsi procurement dan vendor management. Dengan proses penagihan yang terstandardisasi, terotomasi, dan transparan, kami dapat mempercepat siklus bisnis sekaligus membangun hubungan kemitraan yang lebih sehat, akuntabel, dan berkelanjutan,” ungkap Djoko.

Menurutnya, sistem ini juga memberikan kepastian proses bagi mitra material sejak tahap pengadaan hingga pembayaran, sehingga mitra dapat lebih fokus pada kualitas dan kecepatan eksekusi proyek tanpa terbebani proses administrasi yang berulang.

Setelah melalui tahap piloting sejak Januari 2025 dan evaluasi selama satu tahun, LENSA Invoice Material kini resmi diterapkan secara nasional kepada 102 mitra material mulai minggu kedua Januari 2026. Implementasi ini melibatkan kolaborasi lintas fungsi strategis, mencakup Unit IT, Procurement, Inventory, dan Finance, serta mendapat dukungan penuh dari jajaran Board of Directors dan senior leaders TelkomGroup sebagai bagian dari akselerasi transformasi digital perusahaan.

Dengan hadirnya LENSA Invoice Material, Telkom Akses tidak hanya menghadirkan solusi digital untuk proses bisnis internal, tetapi juga mempertegas komitmennya dalam membangun tata kelola yang transparan, efisien, dan berkelanjutan.

Ke depan, Telkom Akses akan terus mengembangkan kapabilitas digital berbasis otomasi cerdas sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi TelkomGroup, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan. (Har/Telk)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Digital Berbasis JaringanMobile Network VerificationPerkuat KeamananTelin
Berita sebelumnya

Safari Ramadan di Masjid Al-Ikhlas Medan Timur, Rico Waas Dorong Pengaktifan Poskamling di Seluruh Lingkungan Kota

Berita selanjutnya

Peringatan Nuzulul Qur’an, Wabup Menjabarkan Tiga Langkah Konkret Meraih Ketenangan Hidup

TERBARU

Peringatan Nuzulul Qur’an, Rico Waas: Momentum Penguatan Keimanan dan Menjadi Insan Qurani

Minggu, 8 Maret 2026

Peringatan Nuzulul Qur’an, Wabup Menjabarkan Tiga Langkah Konkret Meraih Ketenangan Hidup

Minggu, 8 Maret 2026

Perkuat Keamanan Identitas Digital Berbasis Jaringan, Telin Luncurkan Mobile Network Verification

Minggu, 8 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd