• Redaksi
  • Hubungi Kami
Jumat, 3 April 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Di SDN Rayahuluan, Siswa Dibebani Membayar Gaji Guru Honorer dan Rehab Lantai

Editor: Editor
Minggu, 8 September 2019
Kanal: Daerah

Editor:Editor

Minggu, 8 September 2019
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Simalungun, POL |  Para orang tua siswa di SD N Rayahuluan, Kec.Dolokmasagal Kab Simalungun, merasa kesal atas tindakan Kepsek di tempat sekolahan anak mereka, yang bertindak semena-mena mengadakan pungutan. Untuk membayar gaji guru honorer para siswa diwajibkan membayar Rp 10.000 per siswa setiap bulannya, dan Rp 20.000, persiswa untuk rehab lantai sekolah.

Harapan kami,supaya Bupati Simalungun,pun Dikjar Simalungun segera menindak Ramita Sinaga Kepsek SD N Rayahuluan yang baru diangkat jadi Kasek itu.Karena sering bertindak arogan. Diperoleh keterangan bahwa oknum tersebut punya dekking di Pemkab Simalungun,hingga tidak takut berperilaku melanggar aturan.

“Pernah kami dengar, bahwa ada peraturan pemerintah yang melarang aparat terkait untuk mengadakan pungutan di sekolah Negeri. Nggak berlaku lagi itu di SD N Rayahuluan pak.. Jangan tulis nama kami di koran bapak ya. Nanti mampus anak kami disekolah itu. Ibu Kasek itu arogan pak,” ucap mereka.

Diakui para orang tua, memang sebelumnya mereka diundang rapat di sekolah,dan oknum kepala sekolah menyebutkan tidak ada uang merehap lantai yang rusak dan membayar gaji guru honorer.

Jadi oknum Kasek langsung mengumumkan besar pungutan tersebut dengan berdalih persetujuan komite sekolah.

Ramita Sinaga saat dikonfirmasi seputar pungutan itu, membenarkannya dan menyebutkan bahwa di sekolahnya ada 4 orang guru ho norer, dan 4 orang guru Negeri untuk mengajar disekolah yang dia pimpin dengan siswa 6 kelas sejumlah 118 orang.(POL/lsg)

 

 

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Rehab Lantai
Berita sebelumnya

Perda Nomor 3 Tahun 2014 KTR untuk Tekan Angka Kematian

Berita selanjutnya

Gubsu Ajak Bupati/Walikota Rancang Grand Design Pembangunan Sumut

TERBARU

Ratusan warga berkumpul setelah selesai gotongroyong. (Ist)

Hadapi Musim Tanam, Ratusan Warga Janjimatogu Gotong Royong

Kamis, 2 April 2026
Para Calhaj yang ikut Manasik Akbar mendapat arahan sebelum diberangkatkan menuju Asrama Haji Medan. (IST)

Manasik Akbar 148 Calon Jemaah Haji Padangsidimpuan dan Tapsel Dilepas Menuju Asrama Haji Medan

Kamis, 2 April 2026

Polres Labuhanbatu Hadirkan Trauma Healing, Wujud Kepedulian Polri Terhadap Korban Bullying di Media Sosial

Rabu, 1 April 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd